Menelan Korban Jiwa 182 Orang, Presiden Jokowi Perintahkan Liga 1 Dihentikan Sementara

Wie, otonominews.co.id
Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:45 WIB


Menelan Korban Jiwa 182 Orang, Presiden Jokowi Perintahkan Liga 1 Dihentikan Sementara
Presiden Joko Widodo (Biro Satpres)

JAKARTA, (otonominews) -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi perintahkan gelaran Liga 1 musim 2022/2023 dihentikan sementara.

Hal tersebut akibat tragedi kemanusian dalam laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 yang menyebabkan ratusan korban jiwa.

Perintah penghentian sementara Liga 1 itu ditujukan Presiden Jokowi kepada PSSI.

"Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1," kata Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden, Minggu 2 Oktober 2022.

Presiden Jokowi juga meminta pihak-pihak terkait untuk lakukan elavuasi menyeluruh terkait pelaksanaan kompetisi sepakbola di Indonesia. Khususnya PSSI, Jokowi minta Liga 1 dihentikan dulu!

"Saya perintahkan pada Menpora, Kapolri, dan Ketum PSSI untuk evaluasi menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola dan prosedur keamanannya," tegasnya.

"Kapolri lakukan investagasi dan mengusut tuntas kasus ini. PSSI hentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.," tambahnya.

Presiden Jokowi mengatakan Liga 1 bisa kembali digulirkan jika evaluasi telah selesai dilaksanakan. "Sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," katanya.

Presiden Jokowi mengatakan dirinya sangat menyesalkan peristiwa yang menewaskan 129 orang tersebut. "Saya menyesalkan dan saya berharap ini tragedi terakhir sepakbola di tanah air," sebutnya.

"Saya berharap ini adalah terakhir di sepakbola di tanah air, jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang," sambungnya.

Untuk itu, Jokowi meminta Menkes dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor kejadian ini.

"Saya meminta Menkes dan Gubernur Jatim untuk memonitor khusus layanan medis untuk korban agar dapatkan layanan terbaik," jelasnya

Jokowi menekankan, sportivitas dan rasa persaudaraan harus terus dijaga.

"Sportivitas, rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama," pungkasnya.

Dikutip dari akun resmi twitter Arema FC, kerusuhan di stadion Kajuruhan Malang menelan korban jiwa menjadi 182 orang. Sebelumnya dilaporkan menelan korban jiwa 127 orang

"Kami masih terus membantu proses rekapitulasi dan verifikasi terutama korban tanpa identitas yang jumlahnya terus bertambah," tulis admin @AremaFC (2/10/2022).