Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Pemprov Sulbar Perkuat Data dalam Rumusan Kebijakan

Wie, otonominews.co.id
Jumat, 03 Juni 2022 | 19:40 WIB


Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Pemprov Sulbar Perkuat Data dalam Rumusan Kebijakan
Kepala BSKDN Kemendagri Eko Prasetyanto

MAMUJU, (otonominews) -- Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto mengatakan, peran Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) daerah sangat penting untuk mendukung lahirnya kebijakan yang optimal. Karena itu, pihaknya mendorong agar Balitbang terus meningkatkan kinerjanya melalui penguatan data riset serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. 

“Kelitbangan daerah menjadi bagian penting dalam lahirnya kebijakan strategis pemerintahan. Sebab itu, mari kita optimalkan Bapak dan Ibu. Data dan informasi yang sifatnya strategis untuk rekomendasi pada pimpinan kita, mari kita kawal benar-benar, agar pimpinan kita dapat mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat dalam rangka mempercepat terwujudnya kesejahteraan negara kita,” terang Eko dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Strategi Kebijakan Dalam Negeri yang berlangsung di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Kabupaten Mamuju, Kamis (2/6/2022). 

Guna mengoptimalkan upaya tersebut, Eko menyarankan agar Balitbang daerah dapat melibatkan peran dari berbagai pihak, utamanya dari kalangan akademisi dan media massa. 

“Kita harus bekerja sama dengan akademisi. Kita optimalkan peran akademisi, baik dengan riset-risetnya, penelitiannya, dan sebagainya. Ataupun dengan pihak-pihak ketiga, bahkan dengan mass media dan masyarakat luas,” tambah Eko. 

Senada dengan hal tersebut, Penjabat (Pj.) Gubernur Sulbar Akmal Malik menilai langkah penguatan itu merupakan sebuah strategi kebijakan yang sistematis dan simetris. Dirinya berharap, melalui pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperdalam mekanisme kerja yang diinginkan.

“Saya juga meminta Pak Kaban (Kepala BSKDN), nanti brainstorming dengan teman-teman dari kabupaten yang ada di Sulbar. Apakah teman-teman di kabupaten sudah mengikuti pendekatan simetris sebagaimana yang sama-sama harapkan ataukah belum,” ucap Akmal. 

Lebih lanjut, Akmal mengapresiasi kunjungan rombongan BSKDN yang menggagas acara tersebut di Provinsi Sulbar. Langkah itu dinilai dapat membantu Provinsi Sulbar untuk dikenal secara luas.

“Kedatangan Bapak dan Ibu juga bentuk promosi Provinsi Sulbar. Karena kami berkeinginan untuk terus memperkenalkan provinsi ini,” tandas Akmal.

Rakor ini dilanjutkan dengan diskusi terkait transformasi kelitbangan daerah dan beragam indeks pengukuran kinerja pemerintah daerah yang telah disusun BSKDN Kemendagri. Hadir langsung sebagai narasumber dalam acara tersebut, Sekretaris Balitbang Kemendagri dan jajaran Kepala Pusat Litbang Balitbang Kemendagri.