Kembali Raih Opini WTP, Gubernur Olly: Sulawesi Utara Naik Kelas

hen, otonominews.co.id
Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:25 WIB


Kembali Raih Opini WTP, Gubernur Olly: Sulawesi Utara Naik Kelas
Penyerahan LHP LKPD dari Anggota VI BPK-RI kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Sidang Paripurna DPRD Sulut, Jumat (13/5/2022).(ist)

MANADO (Otonominews) - Kembali Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Opini tersebut diraih berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2021.

Predikat tertinggi WTP tersebut menjadi capaian delapan kali berturut-turut yang diperoleh Pemprov Sulut lewat kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Steven Kandouw.

Penyerahan LHP LKPD dari Anggota VI BPK-RI kepada Pemprov Sulut digelar melalui Sidang Paripurna DPRD Sulut, Jumat (13/5/2022).

Anggota IV BPK-RI, Pius Lustrilanang mengucapkan terima kasih atas kerja sama DPRD Sulut sehingga bisa menyerahkan LHP LKPD Pemprov Sulut tepat waktu.

Sementara Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey terlihat bahagia saat menyampaikan sambutan di Kantor BPK-RI Perwakilan Sulut. Momentum tersebut, kata Olly, adalah hal membahagiakan dan membanggakan.

“Sulut hari ini naik kelas. Kalau tahun-tahun sebelumnya belum semua, sekarang kompak WTP,” kata Olly.

Gubernur menjelaskan, sekalipun masih dirundung pandemi Covid-19, sepanjang tahun 2021 Pemprov Sulut tetap berupaya bekerja optimal dan tancap gas dalam memacu dan melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan di semua lini sektor.

“Atas kerja bersama semua komponen pembangunan di daerah ini, termasuk sinergitas DPRD dan Pemprov Sulut, kita memperoleh hasil yang relatif baik dalam penggunaan dana, yang berimplikasi pada capaian-capaian progresif dan membanggakan yang boleh hadir di tahun 2021,” terangnya.

Capaian progresif yang disebutkan Gubernur antara lain, yaitu :
– Pertumbuhan Ekonomi Sulut yang mencapai angka 4,1 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional yakni 3,69 persen;
– Persentase penduduk miskin turun, hingga berada pada angka 7,77 persen, dan masih menjadi yang paling rendah di pulau Sulawesi;
– Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut mencapai angka 73,30, atau meningkat dari tahun sebelumnya (tahun 2020) yakni 72,93.

Terkait Opini WTP yang diraih Pemprov Sulut, Gubernur bersama Wagub beserta jajaran mengaku bersyukur, bangga dan bahagia, terlebih mengingat Opini WTP ini adalah yang ke-8 kalinya diperoleh secara berturut-turut, yang mana 6 diantaranya di masa pemerintahan ODSK.

“Saya mengajak segenap komponen pembangunan yang hadir saat ini, untuk selalu menjaga sinergitas sebagaimana telah terjalin, dan tetap bekerja bersama dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah, untuk mempercepat perwujudan visi 2021-2026, menuju Sulawesi Utara maju dan sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik,” tandasnya.

Turut hadir Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK RI, Ketua, para Wakil Ketua dan para Anggota DPRD Provinsi Sulut, jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Sulut, Kepala Perwakilan BPK RI Sulut, Kepala Perwakilan BPKP, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulut, Direktur Utama PT. Bank SulutGo, Staf Khusus dan Tim Ahli DPRD Provinsi Sulut, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkup Pemprov Sulu

Olly menambahkan, Ia berpesan agar predikat ini terus terjadi setiap tahun.

“Karena mempertahankan lebih sulit daripada meraihnya. Selamat untuk semua,” pungkasnya.