Bertemu Peneliti dan Mahasiswa Doktoral di London

Anies Baswedan: Pelaksanaan Program di Provinsi DKI Jakarta Butuh Inovasi Teknologi Terbaru

Wie, otonominews.co.id
Kamis, 12 Mei 2022 | 22:29 WIB


Anies Baswedan: Pelaksanaan Program di Provinsi DKI Jakarta Butuh Inovasi Teknologi Terbaru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

LONDON, (otonominews) --  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertukar gagasan bersama para peneliti dan mahasiswa doktoral pada acara diskusi “Jakarta Post-Pandemic: Smart Technology and Urban Life”.

Diskusi ini diselenggarakan oleh Doctoral Epistemic of Indonesian in United Kingdom (Doctrine UK) di King’s College, London, kemarin.

“Senang bisa berdiskusi dengan para mahasiswa doktoral, sebab riset yang teman-teman lakukan berdasarkan bukti empiric,” tulis Anies Baswedan lewat akun Instagramnya, Kamis (12/5/2022) malam/

Kebijakan pembangunan Kota Jakarta yang tepat sasaran, terangnya, seperti keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 dan peningkatan pengguna sarana transportasi publik yang signifikan melalui sistem terintegrasi Jaklingko. “Juga diambil melalui penggunaan data dan informasi yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah,” katanya.

Lebih lanjut Anies memaparkan, pelaksanaan program di Provinsi DKI Jakarta membutuhkan inovasi teknologi terbaru. “Hal ini untuk mengatasi beragam tantangan dalam menata kota paskapandemi Covid-19,” sebutnya.



Untuk itu, kata mantan Rektor Universitas Paramadina itu, dibutuhkan harmonisasi data dan pemanfaatan teknologi terbaru untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“Kami mengajak teman-teman mahasiswa doktoral membantu program pemerintah. Hasil riset harus dapat diterapkan sebagai solusi mengatasi persoalan di lapangan.” World class competence (kompetensi kelas dunia) harus diimbangi Grassroot understanding (pengetahuan akar rumput),” tuturnya.

Anies juga berpesan untuk teman-teman yang sedang kuliah di luar, pasang selembar peta Indonesia di dinding kamar atau ruang kerja: sebagai pengingat tiap waktu bahwa di tanah air itulah kita akan mengabdi tanpa batas.

Setelah tamat sekolah, jangan pulang cepat-cepat. Tambahkan pengalaman bekerja, bangun jejaring internasional baru, bantu teman-teman di Indonesia yang membutuhkan jejaring luar.

“Sehingga saat pulang nanti membawa ilmu, pengalaman dan jejaring, lalu manfaatkan semua itu untuk ikut menjawab tantangan-tantangan bangsa tercinta ini,” tutup mantan Mendikbud ini.