Minta Maaf dan Take Down Video Podcast Pasangan Gay, Deddy Corbuzier Di Apresiasi

Husnie, otonominews.co.id
Rabu, 11 Mei 2022 | 13:57 WIB


Minta Maaf dan Take Down Video Podcast Pasangan Gay, Deddy Corbuzier Di Apresiasi
Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus

JAKARTA, (otonominews) – Anggota F-PAN DPR RI Guspardi Gaus menilai Deddy Cobuzier telah melakukan langkah yang tepat dengan meminta maaf dan mengapus atau teke down video podcast antara dirinya dengan pasangan gay, Ragil dan Frederik Vollert beberapa waktu lalu.

Menurut Guspardi, cerita Ragil dan pasangannya yang dibagikan lewat podcast Deddy dinilai mempromosikan LGBT di Indonesia. Karena itu, banyak pihak yang akhirnya menyerukan untuk unsubscribe podcast DeddyCorbuzier.  

"Permintaan maaf dan diikuti dengan menghapus konten video itu sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat Indonesia yang resah dan mengundang kontrofersi. Karena dinilai telah memberikan ruang ekspresi kepada pasangan LGBT dan pernikahan sesama jenis," ujar Anggota Komisi II DPR RI ini kepada wartawan, Rabu (11/5/2022).

Guspardi mengingatkan, kebebasan berekspresi di media sosial berbasis internet memiliki batasan dan tidak boleh melanggar hukum serta norma yang berlaku. 

"Perkawinan dengan jenis kelamin yang sama tidak diakui di Indonesia. Terlebih lagi perilaku menyimpang seperti LGBT ini harus dikecam keras, lantaran tidak sesuai dengan norma-norma agama  dan dapat merusak moral dan tatanan kehidupan masyarakat," ujar Guspardi.

Guspardi berpendapat, kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak sepatutnya mendapat tempat apalagi disiarkan hingga menjadi konsumsi publik. 

"Perilaku orientasi seksual yang menyimpang seperti LGBT adalah suatu ketidaknormalan yang harus diobati. Bukan dibiarkan dengan dalih toleransi atau alasan apapun," tegas Anggota Baleg DPR RI ini.

"Manusia yang normal itu laki-laki perpasangan dengan perempuan begitu juga sebaliknya," sambung Guspardi.

Oleh karena itu, lanjut legislator asal Dapil Sumbar 2 ini, tayangan video yang memberi ruang dan waktu sebagaimana telah di siarkan oleh kanal youtube milik Deddy Corbuzier ini harus dijadikan pelajaran berharga bagi siapapun untuk tidak pernah menyiarkan dan  mempromosikan tayangan yang berhubungan dengan perilaku menyimpang tersebut. 

"Kemudian kepada siapapun yang telah mendownload podcast ini di minta untuk menghapus secara mandiri dan jangan pernah untuk menyebarkannya di medsos," pungkas Guspardi Gaus.

Sebelumnya, Deddy Corbuzier telah meminta maaf dan menghapus podcastnya dengan pasangan LGBT
Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. 

Deddy menegaskan, dirinya tidak mendukung kegiatan LGBT. 

"Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia. Hanya membuka fakta, mereka ada di sekitar kita dan saya pribadi merasa tidak berhak men-judge mereka," lanjutnya.

Dalam pernyataannya itu, Deddy Corbuzier juga menyertakan video dirinya berbincang dengan Gus Miftah, guru spiritualnya. 

Dirinya bertanya mengenai banyak hal soal LGBT dalam kaidah Islam.