Bamsoet Desak Aparat Usut Tuntas Pungli Bansos dan BPNT

Husnie, otonominews.co.id
Jumat, 30 Juli 2021 | 19:25 WIB


Bamsoet Desak Aparat Usut Tuntas Pungli Bansos dan BPNT
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

JAKARTA, (otonominews) -- Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemukan terjadinya pungutan liar (pungli) terkait pembagian bantuan sosial (bansos) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) bagi warga terdampak Covid-19. 

Merespons hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Sosial (Kemensos) segera menindaklanjuti dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Hal ini agar dapat mengungkap latar belakang dan mengusut tuntas adanya pungli terkait dana bansos sehingga oknum yang diduga terlibat dapat segera ditindak," kata politisi yang akrab disapa Bamsoet tersebut, Jumat (30/7/2021).

Bamsoet menghimbau aparat untuk meningkatkan pengawasan terhadap petugas/panitia penyaluran dana bantuan sosial tunai (BST) serta Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun BPNT, agar penyaluran bansos tepat sasaran dan bisa bermanfaat. 

"Di samping mencegah pungli maupun penyelewengan dana bansos oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Waketum Partai Golkar ini.

Bamsoet pun meminta komitmen Kemensos untuk memastikan bantuan-bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 sesuai dengan data penerima bansos dan diterima secara penuh.

"Di samping terus berupaya mengantisipasi ataupun mencegah terjadinya pungli/penyelewengan dana terkait bansos," ungkap Ketua Umum IMI ini.

Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jateng 7 ini mengingatkan warga penerima PKH untuk dapat mengecek ulang bantuan yang diberikan serta melaporkan kepada aparat petugas atau kepolisian apabila terdapat pemotongan atau tidak menerima secara penuh.

"Hal ini agar aparat dapat menelusuri dan menindaklanjuti aduan tersebut," pungkas Bamsoet.