WHO Peringatkan Indonesia Waspada, Kematian Covid-19 Meningkat, Jateng Tertinggi 

hen, otonominews.co.id
Jumat, 30 Juli 2021 | 08:57 WIB


WHO Peringatkan Indonesia Waspada, Kematian Covid-19 Meningkat, Jateng Tertinggi 
Ilustrasi.(ist)

JAKARTA (Otnominews.co.id) - Pemerintah Indonesia diminta lebih waspada lagi terkait pandemi covid-19. Peringatan waspada diberikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mendeteksi peningkatan kasus positif covid -19 signifikan di beberapa provinsi di Indonesia. 

Dikutip dari web https://www.who.int/indonesia pada 28 Juli 2021, terungkap dalam laporan terbaru berjudul Situation Report pada Rabu (28/7/2021). Dalam laporan itu, disampaikan ada dua provinsi yang mengalami peningkatan di atas 50%.

"Dua provinsi dengan peningkatan 50% atau lebih yaitu Kalimantan Utara (58%) dan Kalimantan Selatan (50%)," ujar laporan itu.

Untuk di Pulau Jawa, WHO menyebut bahwa tren infeksi mengalami penurunan di seluruh provinsi kecuali Jawa Tengah. 

"Seluruh provinsi di Jawa, kecuali Jawa Tengah, mengalami penurunan jumlah kasus yang dilaporkan," ujar lembaga itu.

Kemudian, mengenai tingkat angka positif atau positivity rate, badan yang berpusat di Jenewa, Swiss, itu menyatakan bahwa pihaknya menemukan kenaikan positivity rate hampir mencapai rekor puncak yang pernah dicetak pada Desember lalu. Di mana levelnya mencapai 30,5%.

"Sejak itu, bagaimanapun, proporsi positif telah meningkat dengan cepat dan mantap, mencapai dan tetap pada tingkat CT4 (insiden sangat tinggi) hingga saat ini. Pada 25 Juli, proporsi positif adalah 29,0%," tulis laporan itu.

Dengan laporan tersebut, WHO menyarankan agar Indonesia terus melanjutkan dan memperketat pembatasan-pembatasan yang telah berlaku saat ini. Pihaknya juga menyebut ketaatan protokol kesehatan juga perlu ditingkatkan.

"Upaya menekan penularan melalui PPKM perlu dilanjutkan dan dipercepat ... Sangat penting bagi masyarakat untuk terus berlatih menjaga jarak fisik, tangan dan pernapasan kebersihan, penggunaan masker, menghindari pengaturan keramaian, tertutup dan kontak dekat, dan memastikan ventilasi yang baik untuk membatasi penyebaran Covid-19," pungkas laporan tersebut.

Sementara terhitung pada Kamis (29/7) kemarin, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat lima provinsi dengan kasus kematian harian tertinggi akibat virus corona (Covid-19). 

Tiga dari lima provinsi penyumbang kematian harian terbanyak berada di Pulau Jawa. Sementara, dua daerah lain berasal dari Kalimantan dan Sumatra. 

Jawa Tengah menempati urutan pertama. Tercatat, jumlah kematian di provinsi itu mencapai 679 jiwa. Jumlah ini melonjak sekitar 70 persen jika dibanding pada hari sebelumnya sebanyak 398 jiwa. Dengan demikian, total korban meninggal akibat Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 18.578 orang.

Jawa Timur menduduki urutan kedua jumlah korban meninggal terbanyak akibat Covid-19. Sebanyak 337 orang meninggal. Kasus kematian di wilayah itu menjadi 19.621 orang.

Secara nasional, hingga Kamis (29/7/2021), Kementerian Kesehatan melalui Satgas Covid-18  merilis 1.893 orang meninggal karena Covid-19. Jumlah ini menggenapi tren kenaikan kasus kematian selama dua pekan terakhir. Alhasil total kasus kematian selama pandemi telah menembus 90.552 orang.

Pada hari yang sama, Indonesia mencatat ada 43.479 kasus baru. Hal ini menambah total kasus Covid-19 di Indonesia sehingga mencapai 3,331 juta orang.

Penambahan kasus yang masih tinggi ini membuat kasus aktif atau orang yang membutuhkan perawatan bertahan di angka yang cukup tinggi yakni 554.484 orang. Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah sebanyak 45.494 orang, sehingga totalnya 2,686 juta orang.