Apresiasi Perjuangan Seorang Warga Dapatkan Vaksin

Plt Gubernur Sulsel: Terima Kasih, Kakek Tukang Cuci Motor Beri Teladan Bagi Masyarakat

Wie, otonominews.co.id
Jumat, 30 Juli 2021 | 05:31 WIB


Plt Gubernur Sulsel: Terima Kasih, Kakek Tukang Cuci Motor Beri Teladan Bagi Masyarakat
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama sang kakek

MAKASSAR, (otonominews) -- Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menemui seorang kakek yang rela bersepeda untuk mendapatkan vaksin. Perjuangannya diapresiasi sebagai teladan dan dapat menginspirasi banyak warga untuk ikut vaksinasi.

Kakek ini viral di jagad maya, setelah video tentang dirinya untuk mendapatkan vaksin. Video tersebut diunggah oleh salah seorang pengguna tiktok @dr.helmiyadi_hk dan disebarkan juga melalui berbagai platform sosial media lainnya pada Kamis, 29 Juli 2021.

Video tersebut menampilkan seorang petugas melihat keberadaan bapak tua yang sedang berdiri di tengah antrian. Tampak ia ingin mendekat tetapi ragu. Setelah didekati ia ternyata tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel yang mendukung. 

Plt Gubernur Sulsel menyambut dengan hangat Safaruddin yang diundang ke Kantor Gubernur Sulsel. Sudirman Sulaiman menanyakan kondisinya, bagaimana setelah divaksin dan apa yang memotivasinya untuk bersedia untuk divaksin.

"Dari mana ki?", "Sudah miki divaksin?", "Sudah miki makan?" adalah beberapa pertanyaan dalam dialog yang dilakukan di lobi Kantor Gubernur Sulsel.

Selanjutnya, Plt Gubernur menyampaikan rasa terima kasihnya karena kakek yang memiliki enam anak ini dan berprofesi sebagai tukang cuci motor bersedia untuk divaksin dan memberikan teladan bagi masyarakat lain.

"Kita ini Pak, jadi motivasi orang juga mau divaksin," kata Andi Sudirman. 

Ia mengapresiasi usaha yang dilakukan dengan rela berusaha keras untuk datang dan antri demi mendapatkan vaksin. Peristiwa ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi dalam memerangi Covid-19. 

Sudirman Sulaiman juga menyerahkan langsung bantuan sembako, masker dan uang tunai. 

"Ini sebagai apresiasi kepada Bapak, atas inspirasi warga mendapatkan vaksin, kita berikan bantuan semoga dapat meringankan beban keluarga," tuturnya.

Pada kesempatan ini, Plt Gubernur juga mendengarkan keluhan masyarakat, termasuk keluhan Safaruddin dalam hal bantuan sosial. Keluhan ini ditindaklanjuti dengan mencatat datanya, untuk dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke kelurahan, kemudian untuk mendapat bantuan dari Kementerian Sosial/Dinas Sosial.

"Nanti akan ada bantuan ta' dari Dinas Sosial juga," sebutnya.

Upaya ini disebutnya juga sebagi tindaklanjut dari instruksi dari Presiden RI dengan memantau kabupaten/kota untuk akselarasi bantuan sembako kepada warga penerima manfaat serta terdampak pandemi Covid-19.

Safaruddin, kakek berusia 64 tahun ini menceritakan motivasinya untuk bersedia mengikuti program vaksinasi. Awalnya pada saat sampai di tempat kerja, ia meminta izin ke pimpinan untuk melakukan vaksinasi. Sudah dua hari informasi tersebut diperolehnya dari rekan kerja bahwa akan ada  vaksinasi massal di Nipah Mall, 28 Juli 2021, yang diperoleh dari rekan kerjanya dan mendapat dukungan dari pimpinan tempatnya bekerja. 

"Rasanya sehat pak, sudah divaksin kemarin, awalnya juga sempat takut. Jadi saya naik sepeda, sekitar jam 8 saya sampai, kan kalau pagi sekali puskesmas belum buka. Saya divaksin sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah dibantu untuk daftarnya," ujarnya.

Sepeda yang digunakan adalah sepeda dari pemilik tempat cuci motor tempatnya bekerja. Sepeda ini digunakan juga sehari-hari dari rumahnya di Jalan Kerung-kerung Nomor 28 menuju ke tempat kerja di daerah Minasa Upa. Sebelumnya, ia memiliki kendaraan motor, namun dijual seharga Rp 2 juta karena terdampak pandemi Covid-19.

Pada kesempatan ini, ia terharu dengan respon yang didapatkannya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan juga masyarakat atas video viralnya. Ia mengajak masyarakat lainnya untuk ikut divaksin.

"Alhamdulillah sudah divaksin. Petugas bilang mau divaksin kedua tanggal 28 (Agustus), anak saya juga suruh (ajak) untuk vaksin," ucapnya.