Serahkan Bantuan Cadangan Pangan

Bupati Nelson: Situasi Daerah Gorontalo Masuk Zona Mengkhawatirkan Penyebaran Covid-19

Wie, otonominews.co.id
Kamis, 29 Juli 2021 | 17:08 WIB


Bupati Nelson: Situasi Daerah Gorontalo Masuk Zona Mengkhawatirkan Penyebaran Covid-19
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo

KABGOR, (otonominews) -- Posko tingkat desa sebagai lembaga yang dibentuk untuk melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo meminta kepala desa di wilayah Kabupaten Gorontalo untuk memaksimalkan fungsi posko Covid-19 di tingkat desa selama PPKM.

“Tugas kepala desa melakukan koordinasi dengan satgas covid-19 tingkat kecamatan. Kemudian, satgas kecamatan melapor kepada satgas covid-19 di tingkat kabupaten,” ujar  Nelson, ditemui usai meninjau dan monitoring sejumlah Posko di Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto dan Posko Covid-19 di desa haya-haya dan Desa Ombulo Keamatan Limboto Barat, Kamis (29/07/2021).

Saat ini, Nelson menjelaskan, situasi daerah Gorontalo telah masuk zona mengkhawatirkan terhadap penyebaran Covid-19. “Sehingga menjadi alasan mendesak betapa urgensinya pengawasan harus telaten dilakukan,” ucapnya.

Kata Nelson, monitoring dan Peninjauan posko Covid-19 ini ada beberapa alasan Pertama, kita ini masuk pada level tiga, sehingga pengendalian ini harus benar-benar telaten dan serius. Maka baik Forkompinda maupun Kecamatan dan Desa (Pemerintah), melakukan pembenahan, monitoring dan  kontrol terhadap pencegahan Covid-19.

Dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah melibatkan semua elemen dan didukung oleh TNI dan Polri, karenanya masyarakat diminta jangan hanya berpangku tangan, tetapi turut berperan aktif menuntaskan persoalan sehingga situasi pandemik dan PPKM akan segera berakhir.

“Saya sebenarnya punya target minggu depan ini atau bulan depan ini sekolah kita akan buka. Itu pun (jika) sudah masuk level dua. Jika level tiga maka kita belum bisa,” ungkap Nelson.

Sebelumnya, kunjungan Bupati dua periode itu dimulai dari kegiatan masyarakat di pasar tradisional Kayubulan dirangkaikan dengan pembagian masker gratis kepada penujung pasar baik kepada pembeli maupun penjual.

Pada kegiatan monitoring dan peninjauan posko Covid-19, Bupati Nelson pun menyerahkan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat.

Ia pun mengatakan, hal ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam situasi pandemic Covid-19. Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan stabilitas kebutuhan masyarakat selama masa pandemic sehingga target penyerahan bantuan sosial harus dipacu dalam seminggu.

“Bansos ini ada tiga, yaitu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Bantuan Sosial Tunai (BST) yang melalui Pos, dan Bantuan Non Tunai (BNT) dalam bentuk beras. Insya Allah minggu ini selesai semua. Saya harap bantuan ini akan membantu masyarakat dalam masa pandemi,” ujar Nelson.