Puji Kinerja DKI Jakarta Tangani Covid-19

Satgas Covid-19: Provinsi di Pulau Jawa-Bali Paling Berhasil Turunkan Angka Kematian

husnie, otonominews.co.id
Jumat, 23 Juli 2021 | 05:46 WIB


Satgas Covid-19: Provinsi di Pulau Jawa-Bali Paling Berhasil Turunkan Angka Kematian
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

JAKARTA, (otonominews) -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengemukakan DKI Jakarta menjadi provinsi di Pulau Jawa-Bali yang berhasil menurunkan angka kasus kematian dari 268 kematian menjadi 95 akibat Covid-19 secara signifikan pada Rabu (21/7/2021).

"DKI Jakarta per kemarin menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 268 menjadi 95 kematian dalam sehari," kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan kepada wartawan yang dipantau melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Kamis (22/7/2021) sore.

Namun Wiku menyayangkan tingkat kepatuhan menjaga jarak di 30 persen kelurahan DKI Jakarta masih relatif rendah."Di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Banten lebih dari 30 persen desa atau kelurahannya tidak patuh menjaga jarak," katanya.

Zonasi risiko tingkat kabupaten/kota saat ini, kata Wiku, menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi, yaitu 180 Kabupaten/kota. Zonasi ini didominasi Kabupaten/kota dari provinsi Jawa Timur sebanyak 33 kabupaten/kota, Jawa Tengah 29 kabupaten/kota, dan Jawa Barat 21 kabupaten/kota.

“Perkembangan yang sudah relatif membaik seperti kasus positif, kasus aktif, dan BOR harian yang menunjukkan penurunan, serta kesembuhan yang meningkat harus terus dipertahankan,” tambah Wiku.

Dengan begitu, kata Wiku, zonasi risiko wilayah yang saat ini berada di zona merah dapat segera membaik dan berpindah ke zona oranye dan zona kuning.

Selama sepekan terakhir, Wiku mengatakan hampir seluruh provinsi di Jawa-Bali cenderung menunjukkan tren peningkatan kenaikan angka kematian karena Covid-19, sehingga patut dijadikan refleksi bagi perbaikan kinerja.

"Terlebih sudah enam hari berturut-turut, angka kematian mencapai lebih dari 1.000 jiwa setiap harinya," katanya.

Sementara kasus infeksi Covid-19 terjadi penurunan  pada sepekan terakhir di seluruh provinsi kecuali Bali. "Kasus positif selama tujuh hari terakhir sudah menunjukkan tren penurunan pada hampir seluruh provinsi kecuali Bali. Bali masih mengalami kenaikan kasus positif hingga tiga hari terakhir," kata Wiku.

Sementara itu untuk kasus sembuh, sebanyak lima dari tujuh provinsi di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Darurat mengalami tren peningkatan, kecuali Provinsi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. "Kedua provinsi ini masih menunjukkan adanya penurunan kesembuhan," jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah memperpanjang lagi hingga 25 Juli 2021menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali.