Bupati Gorontalo: Makna Besar Peringatan Idul Adha, Ikhlas Bekerja dan Berkurban

hen, otonominews.co.id
Selasa, 20 Juli 2021 | 17:15 WIB


Bupati Gorontalo: Makna Besar Peringatan Idul Adha, Ikhlas Bekerja dan Berkurban
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo shalat Idul Adha 1440 H di lapangan Sport Center Limboto Kabupaten Gorontalo, Selasa, (20/7).

GORONTALO (Otonominews.co.id) - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengungkapkan makna peringatan Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban. 

Usai menjalankan sholat Idul Adha 1440 H berjamaah di lapangan Sport Center Limboto Kabupaten Gorontalo, Selasa, (20/7), Nelson mengatakan, keikhlasan Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail dapat menjadi contoh kepada masyarakat dalam berkurban, memberi dan bekerja dengan ikhlas. Ikhlas, menurut Nelson, adalah kunci dan pondasi yang paling kuat.

“Maka dengan makna idul adha ini, saya berharap banyak kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo terutama ASN yang jadi sumber daya mengabdi bagi daerah ini untuk bekerja dengan baik, ikhlas sehingga tidak sekedar hasil yang kita dapatkan tapi pahala bagi kita,” ucap Nelson.

Nelson juga berharap kepada masyarakat, keikhlasan berkorban agar selalu digelorakan.Karena membangun bukan hanya kewajiban pemerintah tapi juga kewajiban masyarakat.

Diketahui, Bupati Nelson didampingi ketua Tim Penggerak PKK Dr. Fory Naway melaksanakan sholat Idul Adha 1440 H di lapangan Sport Center Limboto Kabupaten Gorontalo, Selasa, (20/7). Tampak pula, Sekertaris Daerah Ir. Hadijah U Tayeb, sejumlah pimpinan OPD  serta masyarakat umum. 

Sholat berjamaah dikesempatan itu, Dr. Ajub Ishak bertindak sebagai Khatib, sementara yang menjadi imam shalat adalah Djafar Hanafi dan Bilal Risman Pomanto. 

Pemerintah Kabupaten Gorontalo membagi dua tim pelaksanaan Salat idul adha. Tim satu  dipimpin langsung Bupati Gorontalo salat di Lapangan Sport Center, dan Tim II dipimpin Wakil Bupati Gorontalo melaksanakan salat di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.