Usman Amirodin: Kita Tidak Boleh Anggap Remeh Virus-19, Namun Jangan Jadikan Ancaman Mematikan

husnie, otonominews.co.id
Jumat, 09 Juli 2021 | 07:35 WIB


Usman Amirodin: Kita Tidak Boleh Anggap Remeh Virus-19, Namun Jangan Jadikan Ancaman Mematikan
Tokoh Senior kota Solo, Usman Amirodin

SOLO, (otonominews) --Tokoh Senior kota Solo, Usman Amirodin mengungkapkan pengalamannya dalam menyikapi keluarga yang positif terkena Covid-19 sebanyak 5 orang dewasa dalam rumah yang berbeda. Menurutnya, Covid adalah jelas-jelas virus yang mudah menular.

“Kita tidak boleh menganggap remeh, namun juga jangan menjadikan virus tersebut sebagai ancaman yang mematikan. Sebagai orang beragama, mati adalah ditangan kekuasaan Allah,” ujar Usman dalam keterangannya, Sabtu (9/7/ 2021).

Pertama, terangnya, ditanamkan bahwa Covid sevagai influenza biasa yang harus kita upayakan sembuh. Menurutnya, ini langkah awal untuk memberi sugesti pada diri sendiri. “Segesti adalah salah factor percaya diri, orang sehat kalau was-was dapat menjadi senjata makan tuan,” katanya.

Langkah berikutnya, lanjutnya, minum obat dan vitamin C,D,E, Madu. Lalu sering bersihkan hidung dengan betadin kumur, berjemur, makan bergizi, kadang kumur air garam. “Obat dari beberapa saran teman, obat flu biasa,” sebut Usman.

Selain itu, kata Usman, protokol kesehatan wajib ditaati. dari  salah satu sumber TV nasional 3 hari yang lalu orang Badui 100 persen tidak ada yang kena Covid, karena mereka hidup terisolir dari keramaian dan setiap hari mengkonsumsi rempah dan sayur mayor.

“Cara kita mengisolir diri dengan mentaati protokol kesehata 5 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan dan Menguragi mobilitas  ) jangan meremehkan 5 M, jangan menantang virus covid 19, kasihanilah para petugas medis yg mempertaruhkan nyawa dan mengorbankan keluarga,” bebernya.

Usman mengimbau, saatnya kita menunjukkan diri sebagai manusia yg peduli kepada sesama, hormati para petugas lapangan.

Karena yang mereka lakukan hanya semata untuk kepentingan dan keselamatan kita,masyarakat, mereka tugas penuh risiko, dihujat,dicemooh dan bahkan dalam ancaman virus Covid.

“Semoga Allah melindungi para petugas medis dan petugas lapangan yang begitu peduli kepada kami semuanya. Semoga Allah segera menurunkan pertolongan melenyapkan Covid di bumi Indonesia dan dunia,” ucap Usman.

 “Kami keluarga Amirodin bersyukur atas pertolongan Allah, semuanya sembuh. Bila ada manfaatnya untuk siapa saja, kami sangat bersyukur sehat selalu saudaraku,” sambung Eksponen 66 ini.


ARTIKEL TERKAIT