Psikotes Calon Praja IPDN Digelar di Polda Sulsel Bersama Tim Psikologi UNM

San, otonominews.co.id
Rabu, 16 September 2020 | 09:26 WIB


Psikotes Calon Praja IPDN Digelar di Polda Sulsel Bersama Tim Psikologi UNM
Calon Praja IPDN menjalani Psikotes oleh Polda Sulsel berkerjasama dengan Fakultas Psikologi UNM
MAKASSAR, (otonominews) -- Ditengah-tengah situasi Pandemi Covid-19, rekrutmen calon praja IPDN tetap berjalan dengan baik. Hanya saja, pelaksanaan psikotes tahun ini diserahkan kepada Polri karena pertimbangan covid-19 yang belum berakhir. 

Psikotes yang dimulai Selasa (15/9/2020) kemarin dilaksanakan dengan menerapkan protokol Covid-19 dipimpin AKP Muh Asep Muharram. Untuk tahun ini, psikotes tersebut diikuti sedikitnya 83 calon praja.

"Mereka mengikuti psikotes harus dengan protocol kesehatan covid-19. Walau bagaimanapun kita tetap waspada dengan bahaya virus tersebut yang masih mewabah hingga saat ini," beber AKP Muh Asep, Rabu 16 September 2020.

AKP Asep mengaku tim psikologi Polda Sulsel merasa senang memperoleh amanah terebut. Artinya, masyarakat dan pemerintah masih memberikan kepercayaan (trust) yang baik terhadap institusi Kepolisian.

"Selaku pengayom masyarakat dan bagian dari institusi negara, kepolisian akan selalu siap untuk diberikan amanah dan tanggung jawab apapun demi untuk bangsa dan negara. Termasuk dalam hal merekrut calon praja yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa," tambahnya.

Meski pelaksanaan psikotes yang dilaksanakan kali ini awalnya sedikit mengalami kendala karena keterbatasan tenaga atau personil. Namun, berkat bantuan tim dari Fakultas Psikologi UNM kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

"Awalnya kekurangan personil namun dengan adanya bantuan dari tim KKP (kuliah kerja profesi) mahasiswa Fakultas Psikologi UNM kami sangat terbantu," imbuhnya.

Dia juga merincikan bahwa tim psikologi dari UNM yang dilibatkan yakni mahasiswa KKP Fakultas Psikologi UNM diantaranya Muhammad Aulia Rahmat, Nur Rahmah Abdullah, Mutiana dan St Atika.

Salah satu doesn pembimbing KKP UNM, Dr Ahmad Razak mengatakan mahasiswa KKP fakultas Psikologi UNM yang ditugaskan di Polda Sulsel adalah mahasiswa pilihan yang selama ini aktif dalam kegiatan organisasi maupun sebagai voluntir dalam kegiatan-kegiatan psikotes. 

"Meskipun demikian mereka harus memiliki lebih banyak pengalaman dalam berbagai kegiatan di tengah-tengah masyarakat. Jadi selain KKP ini bertujuan untuk menimba pengalaman dalam dunia kerja juga bermaksud untuk memberikan kontribusinya terhadap masyarakat terkait ilmu pengetahuan yang diperoleh selama ini dibangku kuliah," katanya.