Menkeu: Pemerintah Anggarkan Biaya Hotel untuk Isolasi Mandiri Covid-19

Hen, otonominews.co.id
Rabu, 16 September 2020 | 08:10 WIB


Menkeu: Pemerintah Anggarkan Biaya Hotel untuk Isolasi Mandiri Covid-19
Menkeu Sri Mulyani.(ist)
JAKARTA (Otonominews) - Pemerintah menambah fasilitas kesehatan untuk pasien terpapar Covid-19 sebagai tempat isolasi mandiri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ada dua tower baru di RS Darurat Wisma Atlet yang digunakan untuk isolasi, yakni di tower 6 dan tower 7.

"Selain itu, pemerintah juga menyediakan lokasi-lokasi sebagai tempat isolasi darurat, yaitu gedung-gedung pelatihan milik kementerian atau lembaga," kata Menkeu.

Dalam keterangan pers secara virtual, Selasa (15/9), Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah menyiapkan anggaran penggunaan hotel untuk melakukan perawatan dan isolasi pasien Covid-19.

 Anggaran untuk penggunaan hotel tersebut, kata dia, sudah termasuk di dalam anggaran tambahan untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sebesar Rp 3,3 triliun.

"Kami untuk anggaran dialokasikan tambahan Rp 3,5 triliun (Rp 3,3 triliun) untuk BNPB di dalam situ termasuk antisipasi kemungkinan penggunaan hotel untuk isolasi pasien," ujar Sri Mulyani dalam keterangannya.

"Yang saat ini kami fokuskan, untuk semua penggunaan fasilitas dan biaya penggunaan fasilitas tersebut dilakukan dengan pertanggung jawaban oleh unit BNPB," tambah Sri Mulyani.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak diperbolehkan menggunakan Gelanggang Olahraga (GOR) untuk isolasi pasien covid-19.

Ketua Satuan Tugas  Covid-19 Doni Monardo mengatakan, larangan itu mengingat pemerintah pusat sudah menyiapkan hotel bintang 2 dan bintang 3 untuk tempat isolasi pasien covid-19 dengan gejala ringan dan sedang.

"Kami sampaikan pesan ke Gubernur DKI untuk sementara jangan lagi gunakan tempat seperti GOR, tempat balai yang mungkin kualitasnya tidak begitu memadai," kata Doni 

Ia menjelaskan, pemerintah sudah bekerja sama dengan 15 hotel di Jakarta, sehingga ada 1500 kamar tidur yang disediakan sebagai tempat untuk isolasi mandiri. Maka, pasien isolasi tak harus berada dalam satu ruangan.

"Kita upayakan kenyamanan masyarakat yang akan dapat perawatan ini bisa lebih maksimal," kata Doni Monardo.