Menkopolhukam Minta Aparat Lampung Segera Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber

Hen, otonominews.co.id
Senin, 14 September 2020 | 07:54 WIB


Menkopolhukam Minta Aparat Lampung Segera Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber
JAKARTA (Otonominews) - Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD minta aparat keamanan segera mengungkap motif penusukan terhadap ulama Syaikh Al Jaber di Lampung.

Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tak dikenal saat memberikan dakwah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. 

"Aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka," kata Mahfudz, Minggu (13/9/2020).

Dalam keterangan tertulisnya, Mahfud mengatakan Syekh Ali Jaber kerap membantu pemerintah untuk mengingatkan masyarakat terhadap virus Corona. Sosok Syekh Ali Jaber dinilai membantu pemerintah sejak era Presiden SBY hingga Presiden Jokowi.

"Syekh Ali Jaber adalah ulama yang banyak membantu pemerintah dalam amar makruf nahi munkar dalam kerangka Islam rahmatan lil alamiin, Islam sebagai rahmat dan sumber kedamaian di dunia, Islam wasathiyyah. Selama ini beliau selalu berdakwah sekaligus membantu satgas COVIDF-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona," ujar Mahfud.



"Jadi Syech Ali Jaber adalah ulama yang aktif membantu pemerintah yang bahkan pernah berceramah dan berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Presiden SBY, dan pimpinan lembaga negara lainnya," lanjutnya.

Pelaku penusukan menurut Mahfud merupakan musuh perdamaian dan kebersatuan. Dia meminta pelaku ditangani secara terbuka dan adil.

"Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memusuhi ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka serta dibongkar jaringan-jaringannya yang mungkin ada di belakangnya," ucap Mahfud.

Sementara Video detik-detik orang tak dikenal saat menusuk Syekh Ali Jaber juga beredar di media sosial.
Dari video itu, Syekh Ali Jaber tampak sedang berada di atas panggung. Mendadak ada seorang pria naik ke atas panggung dan menusuk pendakwah tersebut. Para peserta ceramah langsung histeris.

Akibat kejadian itu, Ali Jaber menderita luka tusuk di bahu dan harus menerima enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar.

Sedangkan pelaku ditangkap oleh jemaah dan telah diserahkan ke pihak berwajib. Saat ini polisi masih menyelidiki motif penusukan.