Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar Dilebarkan, Bakal Jadi Terlebar di Indonesia

Hen, otonominews.co.id
Minggu, 13 September 2020 | 20:41 WIB


Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar Dilebarkan, Bakal Jadi Terlebar di Indonesia
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah didampingi Walikota Makassar pada acara pematokan lahan Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (13/9)
MAKASSAR (Otonominews) - Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menyatakan, jika pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga rampung, bakal menjadi jalan terlebar di Indonesia.

Jalan ini akan dibangun sepanjang 6 Km dengan lebar 50 meter, dengan konsep pedesterian memiliki fasilitas jalur cepat dan jalur lambat, pedestrian, ruang terbuka hijau, jembatan penyebrangan, penataan pedagang kaki lima dan penerangan jalan.

Nurdin mengungkapkan, jalan ini akan menjadi jalan dengan intensitas transportasi tinggi di Kota Makassar, dan menjadi penghubung berbagai titik pertumbuhan ekonomi kota. 

"Ini menjadi landmark baru Kota Makassar, mungkin ini menjadi satu-satunya jalan terlebar dengan fasilitas yang lengkap. Ada jalur lambat, jalur cepat dan ada pedesterian, ada lagi amfiteater," kata Nurdin Abdullah pada acara pematokan lahan Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (13/9)

Sementara Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mendampingi Gubernur, menyebutkan, jalan ini akan lebih lebar dari Jalan Jendral Sudirman di Jakarta yang merupakan jalan utama di Ibu Kota Negara.

"Pelebaran Jalan Metro ini Insyaallah akan memiliki lebar 50 meter. Mungkin ini adalah jalan terlebar, bahkan di Indonesia. Karena Jalan Jendral Sudirman yang terlebar di Jakarta itu lebarnya cuma 40an meter," jelasnya. 

Jalan ini nanti, lanjut dia, bukan hanya menjadi ikon Kota Makassar, tetapi menjadi landmark baru bagi penataan suatu kawasan di Indonesia.

"Itu yang kita harapkan. Oleh karena itu, mari kita semua mendukung. Mari kita berdoa demi kesuksesan pekerjaan ini," harapnya. 

Ia menambahkan, kontraktor pelaksana akan segera ditetapkan dengan pagu anggaran tahap satu sebesar Rp 127 miliar.