Pemprov DKI Diminta Terbuka Terkait Indentitas Pejabatnya yang Dikabarkan Positif Corona

San, otonominews.co.id
Minggu, 13 September 2020 | 13:05 WIB


Pemprov DKI Diminta Terbuka Terkait Indentitas Pejabatnya yang Dikabarkan Positif Corona
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik
JAKARTA, (otonominews) -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik meminta Pemprov DKI terbuka mengumumkan siapa pejabat daerah yang positif terpapar virus corona (COVID-19).

Menurut, terpapar COVID-19 bukan aib untuk disembunyikan, tetapi penting untuk dilakukan penelusuran kontak. Taufik juga menegaskan Pemprov tidak perlu menutupi siapa saja pejabat yang terpapar COVID, karena itu demi kepentingan publik.

Taufik mencontohkan, saat dirinya mendapatkan informasi bahwa Sekretaris Daerah DKI diduga terpapar virus Corona, dirinya langsung melakukan uji swab mandiri.

"Karena kesadaran sendiri, beberapa hari sebelumnya pernah bertemu di satu kegiatan," ujar Taufik.

Terkait dua orang pejabat tinggi DKI yang dikabarkan terpapar virus Corona, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan menyatakan bahwa keduanya dua tidak disertai gejala.

"Kita berharap mudah-mudahan cepat pulih dan beraktivitas kembali. Tapi mereka tanpa gejala," kata Anies saat dimintai konfirmasi mengenai kabar tersebut seperti dilansir Antara, Minggu (13/9/2020).

Kendati demikian, kapan kepastian keduanya didiagnosis terpapar COVID-19, Anies meminta awak media mengonfirmasi hal tersebut ke dinas yang berwenang. "Cek sama Ibu Kepala Dinas saja, ya," singkat Anies.

Sebelumnya, beredar informasi salah seorang wali kota di Jakarta dan Sekretaris Daerah DKI diduga positif COVID-19.

Dari informasi yang beredar itu pula, wali kota tersebut kini dirawat di RSPP Persahabatan. Sedangkan Sekretaris Daerah DKI belum diketahui.