Pesan Kepada Sukarelawan Penanganan COVID-19, Doni: Jaga Kesehatan!

Mawi, otonominews.co.id
Jumat, 07 Agustus 2020 | 23:02 WIB


Pesan Kepada Sukarelawan Penanganan COVID-19, Doni: Jaga Kesehatan!
Doni Monardo di ruang kerja relawan Hotel Media, Jakarta, pada Jumat (7/8). 
JAKARTA, (otonominews) -  Penyebaran COVID-19 masih terjadi di tengah masyarakat. Sebelum obat atau vaksin anti virus SARS-CoV-2 ditemukan, penanganan dengan fokus pencegahan menjadi prioritas utama dibandingkan langkah mengobati atau kuratif. Penanganan ini tidak terlepas dari peran sukarelawan yang dikoordinasikan oleh Andre Rahadian.

Saat mengunjungi para (suka) relawan yang sedang bekerja di Hotel Media, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo berpesan kepada mereka untuk menjaga kesehatan.  Doni menyampaikan bahwa penanganan pandemi belum dapat diketahui waktu berakhirnya. Berbagai pihak, termasuk relawan, telah bekerja selama lima bulan.

“Seluruh relawan jaga kesehatan! Kita tidak tahu kapan ini akan berakhir.”

Ia juga meningatkan para relawan untuk makan yang cukup. 

“Bisa mengibur diri dan teman-temannya, dan jangan panik,” pesan Doni di ruang kerja relawan Hotel Media, Jakarta, pada Jumat (7/8). 

Ia meminta mereka untuk tidak lupa berdoa sehingga dalam bekerja para relawan diberikan kekuatan oleh Tuhan. 

Penanganan COVID-19 di nusantara sangat terbantu dengan dukungan penuh para relawan yang tersebar di seluruh wilayah. Data (suka) relawan per 10 Juni 2020, jumlah total mencapai 30.672 orang yang terbagi menjadi dua, yakni relawan medis dan tenaga kesehatan 7.251 orang dan nonmedis 23.421.

Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi mereka yang bekerja di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, ini merupakan wujud pentaheliks sebagai kekuatan dan modal sosial dalam melawan dan memutus rantai penularan COVID-19.

“Penanganan Covid tidak bisa hanya dari pemerintah. Masalah covid bukan hanya urusan medis, bukan hanya urusan kesehatan, kalau kita masih menempatkan Covid sebagai masalah kesehatan, maka kita sama halnya dengan memberikan ruang kepada masyarakat untuk masuk dan dirawat di rumah sakit,” ucap Doni.

Di akhir kunjungan, Doni memberikan secara simbolis bantuan kepada masyarakat terdampak di  Jabodetabek berupa 3.000 paket sembako. Pada saat yang sama Doni juga menginisiasi pelaksanaan pembagian masker disertai edukasi oleh para relawan di daerah Jakarta Pusat dan memberikan penghargaan kepada relawan yang sudah melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi di Jabodetabek.