KSPI Apresiasi Janji Pemerintah Beri Bantuan Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta

Husnie, otonominews.co.id
Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:58 WIB


KSPI Apresiasi Janji Pemerintah Beri Bantuan Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta
Presiden KSPI Said Iqbal saat bertemu Jokowi (dok)
JAKARTA (otonominews) -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengapresiasi, rencana pemerintah untuk mempercepat penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan bantuan kepada 13 juta pekerja/buruh yang mendapatkan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Hal tersebut disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal kepada para awak media melalui keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020). 

Said menyatakan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah menyampaikan, dana yang disiapkan untuk memberikan bantuan gaji kepada 13 juta orang tersebut berjumlah Rp32,2 triliun.

"Terhadap program pemberian bantuan gaji kepada buruh tentu KSPI setuju. Kami berharap program ini bisa segera direalisasikan," kata Said. 

Apalagi, lanjut Said, di masa pandemi Covid-19 ini banyak buruh yang tidak mendapatkan upah penuh. "Dampaknya adalah daya beli buruh turun," ungkapnya. 

KSPI mengingatkan, hal yang paling penting dari program ini harus tepat sasaran, tepat guna, dan disertai dengan pengawasan yang ketat terhadap implementasi program tersebut.

"Data 13 juta buruh yang akan menerima bantuan ini harus valid agar pemberian bantuan upah tepat sasaran," ujarnya. 

KSPI sendiri, aku Said, secara terbuka pernah mengusulkan program subsidi upah bagi buruh terdampak Covid-19. 

Dengan adanya subsidi upah, tambah Said, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh buruh yang turun daya belinya.

"Program ini hampir mirip dengan subsidi upah di beberapa negara, seperti di Selandia Baru, Eropa Barat, Singapura, dan Australia," pungkas Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu.


ARTIKEL TERKAIT