Ketua MPR RI Dorong Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Sesuai Protokol Covid-19

Hen, otonominews.co.id
Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:29 WIB


Ketua MPR RI Dorong Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Sesuai Protokol Covid-19
Bamsoet saat peresmian dibukanya kembali destinasi pariwisata Bali.(Ist)
JAKARTA (Otonominews) - Seiring dengan dibukan kembali sejumlah destinasi wisata, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) perlu mendorong pemerintah daerah bersama pelaku usaha menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan di tempat wisata.

Dalam keterangan tertulisnya, Bamsoet juga meminta agar Kemenparekraf menyosialisasikan protokol kesehatan ke seluruh pelaku usaha wisata dan jajarannya serta memastikan fasilitas di tempat wisata sudah memadai dan sesuai protokol COVID-19.

 

"Kementerian Pariwisata perlu mendorong pemerintah daerah agar pelaku usaha pariwisata menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan dan diterapkan secara ketat di tempat-tempat wisata guna mencegah klaster baru penularan di tempat wisata," 

 

Dia menilai pemerintah daerah di setiap wilayah dapat memberikan dana subsidi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk fasilitas pengadaan sarana dan prasarana tempat-tempat wisata yang mengacu pada protokol kesehatan, dan mengingatkan pelaku usaha yang belum melengkapi sarana dan prasarananya sesuai protokol kesehatan untuk segera melengkapinya.

Bambang Soesatyo juga mendorong pemerintah dan pengelola wisata berkomitmen untuk menarik kembali minat wisatawan untuk berwisata dengan mengoptimalkan promosi, baik melalui media visual, cetak, maupun melalui siaran radio, serta mengikuti pameran/expo wisata, baik nasional maupun internasional, dengan semboyan wisata aman sesuai protokol COVID-19.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu ju menegaskan bahwa membangkitkan ekonomi berbasis pariwisata di tengah situasi pandemi bukanlah pekerjaan yang mudah, karena masyarakat masih takut dengan COVID-19, meski ada juga yang rindu ingin berwisata.

"Di sinilah tantangannya bagi Bali untuk mendapatkan kepercayaan publik. Bali harus menunjukkan keseriusan menekan penyebaran COVID-19. Selain mengandalkan keramahan, Bali juga harus menerapkan konsep bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan," kata mantan Ketua DPR RI itu.

Untuk memperluas pemasaran selama wabah COVID-19, Bamsoet mendorong pelaku usaha di Bali, khususnya kerajinan, untuk segera melakukan digitalisasi produk 

"Pengusaha kerajinan semestinya kini tidak hanya mengandalkan berjualan secara konvensional dengan memajang hasil usahanya di pinggir jalan saja," kata  Bamsoet dalam keterangan tertulis di Jakarta.