Ikhlas Batal Berangkat

Calhaj Bekasi: "Semoga Panjang Umur Bisa Berangkat Haji 2021"

Lia, otonominews.co.id
Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:37 WIB


Calhaj Bekasi:
Calhaj KBIHU Arrohmah

BEKASI (otonominews) -- Meningkatnya kasus Covid-19 di seluruh dunia, memaksa Pemerintah Arab Saudi untuk membatasi jumlah jamaah haji tahun 2020 (1441 Hijriah).

Hal ini sejalan dengan keputusan Menteri Agama Fachrul Razi, yang membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun 2020.

Keputusan tersebut diterima dengan ikhlas oleh calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Bekasi, Yuliyanti. Awalnya ia mengaku,  kaget, dan sedih, batal berangkat ke tanah suci. Tetapi jamaah yang terdaftar di KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh) Arrohmah, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi ini yakin, keputusan pemerintah yang terbaik untuk jamaah haji di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau aku  mah sedih ya sedih, namanya sudah antusias mau ibadah haji, saudara sudah pada tahu, tetangga juga, tapi aku ikhlas dan menerima keputusan ini. Ibadah haji membutuhkan stamina yang kuat, sehat, kalau kita sakit malah diisolasi," ujar Yuliyanti yang mengaku sudah mempersiapkan segala hal termasuk ikut manasik 15 kali sejak Desember 2019 di KBIHU Arrohmah.

Ia mengaku, sudah mendaftar haji sejak tahun 2012 di Departemen Agama Bekasi. Pada saat itu, usianya 32 tahun. "Mumpung masih muda dan ada rezeki, aku langsung daftar. Nggak tahu kenapa, tiba-tiba aku pokoknya mau daftar haji. Uangnya saat itu hanya untuk aku. Berapa tahun kemudian baru suamiku nyusul mendaftar. Alhamdulillah aku dan suami sudah lunas. Karena tahun ini batal, Insya Allah nantinya kita berangkat ber dua tahun depan, ungkap istri dari Ardiyatno ini.

Warga Perumahan Dukuh Zamrud, Bekasi ini berharap, tahun depan sudah tidak ada corona. Semua warga Indonesia terutama calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya tahun ini bisa menunaikan ibadah haji pada tahun 2021. 

"Doaku untuk jamaah haji yang tertunda semoga diberi ketabahan, keikhlasan menerima ini semua. Semoga semuanya sehat, panjang umur bisa cepat berangkat tahun depan. Begitu pula aku dan suami bisa menjalankan ibadah haji berdua. Karena ini merupakan impian yang paling utama," ujar perempuan yang akrab disapa Yuli ini seraya menambahkan, ia dan  suami sepakat tidak mengambil uang pelunasan haji. 

"Biarin saja ada di bank. Kita sudah niatkan untuk ibadah haji. Insya Allah, amanah. Aku bismillah saja," katanya menutup pembicaraan. 



ARTIKEL TERKAIT