PMI Respon Migran Myanmar Yang Terdampar Di Aceh Utara

Husnie, otonominews.co.id
Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:29 WIB


PMI Respon Migran Myanmar Yang Terdampar Di Aceh Utara
Pendataan awal dan Layanan Kesehatan dasar bagi pengungsi Rohingya

LHOKSUKON (otonominews) -- 99 Orang pengungsi Myanmar dari etnis Rohingya terdampar di perairan Aceh Utara, Rabu (24/06). Mereka diantaranya 18 Laki-laki dewasa, 53 Wanita dewasa, Anak laki-laki 10 Orang, Anak Perempuan 17 Orang dan Balita Laki-laki 1 Orang, 

Dalam Respon kali ini PMI Aceh Utara menerapkan Standar Penanganan Covid-19 bagi para pengungsi dari etnis Rohingya. Respon yang diberikan adalah  dengan melakukan pendataan awal dan Layanan Kesehatan dasar bagi mereka saat ini di tampung dibekas kantor imigrasi lhokseumawe. 

Layanan Kesehatan ini langsung dipimpin oleh Direktur Rumah Sakit PMI Aceh Utara, dr. M. Ifani Sarkawi, S.Pb Bersama dengan para medis dan sejumlah relawan PMI Aceh Utara, pelayanan bagi para imigran berlangsung baik. 

Direktur Rumah Sakit PMI Aceh Utara, dr. M. Ifani Sarkawi, S.Pb mengatakan, keluhan yang diderita oleh para imigran ini, umumnya mengalami gangguan pada bagian lambung, diare dan gatal-gatal.

"Hal ini diakibatkan oleh kondisi warga yang tidak makan teratur selama 3 bulan terombang ambing dilautan lepas," ujar Ifani.

Dalam Respon ini, PMI Aceh Utara terhadap imigran Myanmar dari etnis Rohingya menurunkan 3 dokter, 2 para medis , 1 Pengurus, 2 Staf dan 10 Sukarelawan PMI dalam Kegiatan Kemanusiaan ini. 

"Dengan harapan dapat mengurangi beban yang dirasakan oleh para pengungsi asal etnis Rohingya,’’ terang Agustiar Ismail Pengurus PMI Aceh Utara.

Selain pelayanan Kesehatan, PMI juga melakukan Penyemprotan Disinfektan dilingkungan penampungan imigran Myanmar dibekas kantor Imigrasi Lhokseumawe untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) dikalangan pengungsi. 

Untuk Informasi lebih Lanjut, dapat menghubungi: Achmad Yani, Humas/Yankesos PMI Aceh Utara, HP : 082273600221, Email : yani.pmi@gmai.com



ARTIKEL TERKAIT