Bupati Wajo Temui Gubernur, Laporkan Kondisi Pasca Banjir dan Penanganan Covid-19

Mawi, otonominews.co.id
Kamis, 25 Juni 2020 | 10:20 WIB


Bupati Wajo Temui Gubernur, Laporkan Kondisi Pasca Banjir dan Penanganan Covid-19
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, terima kunjungan Bupati Wajo, Amran Mahmud.

MAKASSAR, (otonominews) -- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menerima kunjungan Bupati Wajo, Amran Mahmud, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu, (24/6/2020). Dalam pertemuan ini, Amran melaporkan kondisi Wajo pasca banjir yang terjadi pada 6 Juni lalu.

Sekedar informasi, terdapat 11 kecamatan di Wajo yang terdampak banjir. Meliputi Tempe, Belawa, Sabbangparu, Pammana, Tanasitolo, Bola, Takkalalla, Sajoanging, Majauleng, Pitumpanua dan Keera. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo mencatat, ada 11.592 kepala keluarga yang terdampak banjir. 

"Pertama, kami menyampaikan laporan terkait dengan bencana banjir yang melanda dua kecamatan pada tanggal 6 Juni, selain dari sembilan kecamatan sebelumnya melalui luapan Danau Tempe. Di mana dua tersebut, yakni, Kecamatan Pitumpanua dengan Keera," kata Amran. 

Pasca peristiwa ini, dibutuhkan perhatian serius sehingga ia melaporkan kepada Gubernur. Sekaligus juga berharap pemerintah pusat bisa memberikan bantuan.

"Kami berharap ke pemerintah pusat untuk bisa membantu pasca bencana ini, khususnya infrastruktur kita yang terdampak," ujarnya. 

Adapun infrastruktur yang terdampak, termasuk jalan dan jembatan. Terdapat jembatan yang rubuh, sehingga butuh penanganan darurat. 

"Alhamdulillah sudah mulai membaik, tinggal yang kita hadapi ini adalah bencana banjir rutin yang ada di Danau Tempe, yang memang sudah menjadi langganan," imbuhnya. 

Pria kelahiran 11 April 1970 ini menyampaikan, kedatangannya langsung direspon oleh Gubernur.  

"Insyaallah, beliau juga akan mengagendakan ke Wajo untuk mengunjungi (lokasi) banjir yang ada," imbuhnya. 

Terkait dengan perkembangan Covid-19, ia melaporkan, masih mampu dikendalikan. 

"Terkait dengan perkembangan Covid, alhamdulillah kita masih mampu mengendalikan. Kita di Wajo selalu berkomunikasi dengan pemerintah provinsi. Yang perlu dirujuk, langsung kita bawa ke sini," pungkasnya. 



ARTIKEL TERKAIT