Sukseskan Pilkada 2020, Pemkab Gorontalo dan Bawaslu Sepakati Addendum NPHD 

Hen, otonominews.co.id
Rabu, 24 Juni 2020 | 22:27 WIB


Sukseskan Pilkada 2020, Pemkab Gorontalo dan Bawaslu Sepakati Addendum NPHD 
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Ketua Bawaslu menandatangani kesepakatan Addendum Sukseskan Pilkada 2020.

LIMBOTO (Otonominews) -  Dalam rangka mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo menyepakati dan menandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo tahun 2020.

Penandatanganan NPHD yang dilakukan Bupati Gorontalo Prof.  Nelson Pomalingo dan Ketua Bawaslu Wahyudin Akili SE, disaksikan langsung Sekda Ir. Hadijah U. Tayeb, Kaban Keuangan Roswati Lasimpala, Kepala Bagian Hukum, Kepala Badan Kesbangpol. Selasa, 23/06/2020.

Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada 2020 disepakati yang tercantum dalam berita acara Pencermatan dan Restrukturisasi Anggaran Hibah serta Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada lanjutan Tahun 2020 antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dengan Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Dalam arahannya, Bupati Nelson mengatakan, pilkada adalah pesta demokrasi dengan melahirkan pemimpin dalam membangun daerah dalam 5 tahun kedepan.

"Untuk itu, panitia pelaksana pemilu baik itu KPU, Bawaslu ditunjang dengan baik agar proses pilkada di Kabupaten Gorontalo berjalan sukses," kata Nelson.

Ditengah pandemi covid -19, lanjut Bupati, dilakukan perubahan sejumlah hal, mulai dari tahapan hingga pelaksanaan serta tata cara. Maka, perubahan tersebut berdampak pada anggaran, sehingga kemudian dilakukan penyesuaian rasionalisasi, agar pengunaan dana pilkada betul-betul sudah sesuai kebutuhan.

"Pemerintah Daerah berharap bila ada hal-hal yang kurang, agar dapat dikomunikasikan, sehingga dapat diselesaikan," ujar Nelson.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin M. Akili meminta partisipasi dari Pemerintah Daerah sampai Pemerintahan Desa untuk sama-sama membangun rasa optimis dikalangan masyarakat, bahwa kualitas Pilkada dalam kondisi tidak normal ini tidak bisa dibawah dari kondisi normal dalam semua aspek, seperti partisipasi pemilih dan potensi pelanggaran pemilihan.

"Sehingga, ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mensosialisasikan secara masif pelaksanaan tahapan pilkada tahun 2020 ditengah pandemi covod-19," tukasnya.

Lebih lanjut Wahyudin menerangkan proses sampai dengan penandatanganan addendum NPHD itu sebelumnya sudah melalui pembahasan dengan TAPD terkait penyesuaian-penyesuaian anggaran dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

"Dengan ditandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Daerah dengan Bawaslu Kabupaten Gorontalo, berarti kita sudah menjalankan amanah Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) nomor 41 Tahun 2020 tentang perubahan permendagri 54 tahun 2019 Pendanaan Pilkada 2020 ". jelasnya

Dirinya juga berharap, Pilkada 2020 di Kabupaten Gorontalo akan berlangsung aman, damai dan kondusif

“Harapannya, pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang yang tahapannya sudah dilanjutkan sejak 15 juni 2020 dapat berlangsung kondusif, aman, damai dan sejuk di Kabupaten Gorontalo," tutur Wahyudin.