Didukung Pemkab Gorontalo, Bantuan Ternak Sapi untuk Warga Moahudu Terus Berkembang 

Hen, otonominews.co.id
Selasa, 09 Juni 2020 | 16:37 WIB


Didukung Pemkab Gorontalo, Bantuan Ternak Sapi untuk Warga Moahudu Terus Berkembang 
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pada penyerahan bantuan ternak sapi untuk warga Desa Moahudu.

LIMBOTO (Otonominews) - Bantuan peternakan sapi untuk warga Desa Moahudu Kecamatan Tabongo hingga kini terus berkembang. Tahun 2017, dari 10 ekor indukan sapi bantuan disalurkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, 6 diantranya sudah menghasilkan anakan dan sudah digulirkan kepada masyarakat lain. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo Femiwati Umar mengatakan, penyaluran bantuan untuk Desa Moahudu sendiri kala itu tahun 2017, bantuan yang diterima kelompok ada 10 ekor indukan.

"Kini, sapi-sapi sudah berhasil dikembangkan dan sudah ada 6 ekor yang akan digulirkan pada hari ini,” kata Femiwati Umar saat mendampingi Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pada penyerahan sapi guliran tersebut, Selasa (08/06). 

Femiwati menilai, perkembangan ternak sapi di desa ini pertanda keseriusan masyarakat memelihara dan dikembangkan untuk menjadi lokomotif peningkatan ekonomi. 

"Usaha ternak sapi dikembangkan dengan baik sehingga menghasilkan keturunan dan dijadikan sumber usaha para peternak demi peningkatan kesejahteraan mereka dan hari ini pula usaha ini  akan dirasakan masyarakat lain dengan kata lain pengguliran,” ungkapnya.



Lanjut Femiwati Umar, pada tahun 2017 silam, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyalurkan bantuan ternak sapi sejumlah 1091 ekor yang tersebar di seluruh desa se Kabupaten Gorontalo. 

 

"Saat ini yang layak  digulirkan 129 ekor dan dalam persiapan 49 ekor sehingga jumlah total yang akan digulirkan tahun ini  178 ekor," 

 

Sementara itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo berharap, kepada warga yang menerima bantuan agar dapat menjaga dan merawat ternak sapi agar bisa dikembangbiakkan. Ia mengatakan pemerintah akan terus mendorong setiap ikon di Kabupeten Gorontalo (Kabgor) salah satunya peternakan.

“Saya minta agar ternak ini dapat dijaga dan dikembangbiakkan, karena kami pemerintah akan terus mendorong hal-hal seperti ini, apalagi dalam sektor peternakan” Imbuh Nelson 

Bupati Nelson mengungkapkan, pihaknya terus mendorong beberapa kelembagaan seperti Pusat Kesehatan hewan (Puskeswan) yang nantinya akan membantu masyarakat dalam mengurus kesehatan setiap ternak yang ada di Kabupaten tersebut.

“Kita juga mendorong Puskeswan yang jumlahnya di Kabupaten Gorontalo sendiri sudah 3. Hal ini juga harus dimanfaatkan masyarakat jika nantinya ada hewan ternak yang sakit, bahkan kalau belum sakit juga tetap harus dikonsultasikan” Lanjut Nelson

Lanjut Nelson, sejak awal Pemkab Gorontalo mendorong juga sumber daya manusia (SDM) yakni dokter hewan yang akan mengembangkan sektor peternakan dalam segi kesehatan hewan. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Nelson mengaku sudah menyalurkan sebanyak sepuluh ribu ekor sapi yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi, APBD kabupaten, dan Dana Desa.

Ia juga memperingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan penyakit Antraks. Seperti yang terjadi di Kecamatan Limboto Barat beberapa waktu lalu. Nelson berharap agar masyarakat dapat merawat, dan jika terjadi gejala segera laporkan.

“Ingat, hati-hati dengan Antraks, jika sudah ada gejala segera laporkan” pungkasnya.