Pemulihan Ekonomi Tetap Utamakan Kesehatan Masyarakat

Wapres Ma'ruf Amin Mohon Maaf, Corona Belum Hilang dari Tanah Air

Husnie, otonominews.co.id
Jumat, 22 Mei 2020 | 04:18 WIB


Wapres Ma'ruf Amin Mohon Maaf, Corona Belum Hilang dari Tanah Air
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin


JAKARTA, (otonominews) - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menyampaikan permohonan maafnya karena corona belum hilang dari Tanah Air. Sehingga virus corona masih menjadi pandemi di Indonesia saat lebaran tahun ini.

"Kami pemerintah mohon maaf karena memang bahaya belum hilang, bahaya Corona ini belum hilang," ujar Ma'ruf dalam saluran YouTube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Ma'ruf mengakui untuk menghilangkan ini bukan sesuatu yang mudah karena Indonesia ini selain Corona juga merupakan virus yang sulit dihadapi. Sebab, kata Ma'ruf, luas wilayah Indonesia dan jumlah penduduk yang mencapai ratusan juta jiwa menjadi kesulitan tersendiri.

"Kita bangsa Indonesia itu memiliki jumlah penduduk yang besar dibanding negara-negara ASEAN lainnya, dan wilayah kita juga sangat luas dari Sabang sampai Merauke, ini juga kesulitan tersendiri," terangnya.

Terlebih, lanjut Ma'ruf, masih banyak masyarakat yang kurang disiplin mematuhi protokol Covid-19. Seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan menghindari keramaian.

Ma'ruf memastikan pemerintah tetap berupaya maksimal termasuk memulihkan perekonomian di tengah wabah ini. Pemulihan ekonomi itu, kata dia, akan tetap mengutamakan kesehatan masyarakat.

Pemerintah sekarang sedang memikirkan untuk bagaimana melakukan pengembalian, untuk melakukan recovery, pemulihan ekonomi yang Insya Allah beberapa waktu yang akan datang akan coba digulirkan supaya ekonomi yang terdampak ini bisa kembali lagi.

"Supaya ekonomi yang terdampak ini bisa kembali lagi dengan tetap menjaga kesehatan masyarakat. Dengan tetap berusaha mengendalikan dan menghilangkan Covid-19 tetapi bagaimana ekonomi bisa tumbuh," lanjut dia.

Ia pun mengatakan, memulihkan kembali perekonomian yang menurun akibat Covid-19 merupakan tanggung jawab pemerintah. Karena itu ia mohon doa kepada seluruh bangsa, kepada seluruh masyarakat supaya upaya-upaya untuk mengembalikan memulihkan ekonomi nasional kita sehingga sedikit demi sedikit kehidupan ekonomi masyarakat bisa dikembalikan.

"Dengan tetap menjaga kesehatan masyarakat, dengan tetap berusaha untuk mengendalikan dan menghilangkan Covid-19, tetapi bagaimana ekonomi bisa tumbuh ini bagian dari tanggung jawab pemerintah yang sedang dirancang," " tambah Ma'ruf.

Di samping itu, Ma'ruf meminta supaya masyarakat dalam merayakan Idul Fitri dilakukan di rumah, tidak di masjid ataupun di lapangan terbuka, karena situasi keadaan negara kita masih menghadapi bahaya Covid-19, oleh karena itu masih perlu adanya mencegah terkumpulnya massa yang banyak untuk mencegah penularan Covid-19.

"Marilah kita berdoa kepada Allah sambil bersabar dan sambil berusaha dengan sekuat tenaga. Jangan ada lagi kata menyerah. Kita harus semangat dan Covid-19 harus mendorong kita untuk bangkit," pungkasnya.


ARTIKEL TERKAIT