Hastag ‘Indonesia Terserah’ Sindiran Satir Atas Perilaku Masyarakat

Doni Minta Dokter dan Tenaga Kesehatan Tidak Kecewa Tangani Kasus Corona

Husnie, otonominews.co.id
Selasa, 19 Mei 2020 | 05:14 WIB


Doni Minta Dokter dan Tenaga Kesehatan Tidak Kecewa Tangani Kasus Corona
#IndonesiaTerserah


JAKARTA, (otonominews) -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo berharap para dokter dan tenaga kesehatan tidak kecewa terhadap penanganan kasus corona di tanah air.

Hal itu dikatakan Doni menanggapi maraknya tagar atau Hastag ‘Indonesia Terserah’ di media sosial. Jargon itu sebagai suara sindiran satir karena makin tak terkendalinya perilaku masyarakat yang justru berisiko akan bertambahnya angka positif virus

“Video Indonesia Terserah, kita sangat tidak berharap kalangan dokter kecewa,” ujar Doni dalam video conference, Senin (18/5/2020).

Ia menambahkan, jumlah dokter Indonesia paling sedikit dibandingkan negara-negara lain. Kalau kehilangan dokter adalah kerugian besar bagi bangsa, saling mengingatkan cegah, hindari, jangan sampai sakit.

"Untuk itu, masyarakat diminta untuk bekerja sama menekan angka penyebaran virus corona. Segala ketentuan berhubungan protokol kesehatan, UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kedaruratan Kesehatan hendaknya dipatuhi,” tukasnya.

Sejak awal, Doni mengingatkan, kita kedepankan ujung tombak kita masyarakat. Kalau masyarakat terpapar sakit, dirawat di rumah sakit.

"Apalagi dalam jumlah yang banyak dan tempat perawatan penuh, maka yang sangat repot adalah dokter dan perawat," sambungnya.

Doni Monardo meminta semua pihak untuk melindungi tenaga kesehatan agar tidak kelelahan menangani pasien positif corona. 

"Caranya, dengan mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah ditetapkan pemerintah," tutur Doni.


ARTIKEL TERKAIT