Anies Baswedan Siapkan Bilik Isolasi Mandiri di Gedung Kesenian Tanah Abang

Husnie, otonominews.co.id
Senin, 18 Mei 2020 | 02:33 WIB


Anies Baswedan Siapkan Bilik Isolasi Mandiri di Gedung Kesenian Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau bilik isolasi


JAKARTA, (otonominews) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyiapkan bilik isolasi mandiri untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19). Isolasi mandiri tersebut salah satunya berada di Gedung Kesenian, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dilansir dari akun Facebooknya Anies Baswedan, tempat tersebut disiapkan bagi orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Bilik berwarna oranye itu berukuran 2,5 x 2,5 meter.

"Mengunjungi dan melihat langsung persiapan bilik isolasi mandiri di Gedung Kesenian Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bilik sederhana ini berukuran 2,5 x 2,5 meter, berfungsi untuk membantu dalam pencegahan penularan Covid-19," ujar Anies, Ahad (17/5/2020).

Nantinya, kata Anies, bilik ini akan digunakan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) selama 14 hari masa inkubasi. Seperti kita tahu bahwa 80% kasus terpapar Covid-19 merupakan mereka yang bergejala ringan dan tak bergejala, diharuskan untuk isolasi mandiri selama 14 hari.

"Kami di Pemprov DKI menyadari bahwa di Jakarta ini ada perkampungan - perkampungan amat padat, yang kesulitan ruang untuk isolasi mandiri di rumahnya," terangnya.

Karena itu, terang Anies, di DKI saat ini setiap kelurahan sudah menyiapkan tempat untuk isolasi mandiri seperti ini bagi penduduk yang dalam ODP atau gejala ringan.

Terobosan bilik isolasi mandiri ini merupakan solusi terbaik agar fasilitas kesehatan lanjutan dapat diprioritaskan sepenuhnya bagi mereka yang bergejala berat COVID-19 dan membutuhkan perawatan intensif.

Bilik ini merupakan hasil kerja bersama jajaran dan Satgas Covid-19 di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BUMD Sarana Jaya dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

"Insya Allah keberadaan bilik isolasi ini ikut membantu penanganan Covid-19 di DKI Jakarta," harap Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2014-2016 itu.

Di Jakarta, kasus positif Covid-19  mencapai 5.922 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.295 orang dinyatakan telah sembuh dan jumlah pasien meninggal sebanyak 478 orang. Sebanyak 1.932 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.217 orang melakukan isolasi mandiri di rumah. 


ARTIKEL TERKAIT