Pemprov DKI dan Kemensos Kucurkan 4,57 Triliun Rupiah Untuk Warga Rentan Miskin Di Jakarta

Husnie, otonominews.co.id
Kamis, 02 April 2020 | 22:42 WIB


Pemprov DKI dan Kemensos Kucurkan 4,57 Triliun Rupiah Untuk Warga Rentan Miskin Di Jakarta
Teleconference Wapres Ma'ruf Amin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


JAKARTA, (otonominews) ‐‐ Warga rentan miskin  seperti pedagang kaki lima, tukang ojek, tukang bakso adalah orang yang kehilangan pemasukan rutinnya akibat wabah virus corona.

"Mereka selama ini ada pendapatan tapi begitu ekonomi alami kontraksi, mereka langsung kehilangan pendapatan," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan laporan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait perkembangan kasus virus corona, secara teleconference, Kamis (2/4). 

Warga rentan miskin di Jakarta yang berjumlah 2,6 juta itu, Anies mengatajan, akan menerima bantuan sosial. Setiap orang akan menerima Rp880 ribu selama dua bulan, April dan Mei.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Sosial telah menyiapkan dana sebesar 4,57 triliun rupiah," kata Anies.

Anies sebut Pemprov DKI, Kemensos, dan Kementerian Kemaritiman dan Investasi  tengah memastikan data orang-orang rentan miskin di DKI yang berhak menerima bansos tersebut.

"Jadi angkanya sudah disepakati, besarannya juga sudah, tapi datanya masih dalam proses," ujar Anies.

Anies menambahkan selain 2,6 juta warga rentan miskin itu, DKI selama ini telah mengucurkan bantuan sosial kepada 1,1 juta warga miskin ibu kota.

"Total ada 3,7 juta orang miskin dan rentan miskin di ibu kota yang menerima bantuan sosial," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memastikan kucuran subsidi dari pemerintah kepada 2,5 juta warga miskin di Jakarta yang terdampak virus corona.

Jokowi mengatakan jumlah itu berdasarkan informasi dari Gubernur Anies Baswedan. Namun dia belum merinci berapa uang yang disalurkan kepada tiap orang yang disubsidi tersebut.

"Saya kira Gubernur DKI Jakarta angkanya kemarin 3,6 juta yang perlu dimasukkan dalam program social safety net, tapi DKI sudah berikan untuk 1,1 juta artinya tinggal 2,5 juta yang perlu dieksekusi," kata Jokowi.

Jakarta sendiri merupakan episentrum virus corona di Indonesia. Data dari Pemprov DKI per hari ini, ada 885 kasus covid positif.

Kemudian ada 561 pasien yang masih dalam perawatan, 181 orang isolasi mandiri,53 orang dinyatakan sembuh, dan 90 orang meninggal dunia.


ARTIKEL TERKAIT