401 Jenazah di Jakarta Dimakamkan Pakai Protap Covid-19

Syarifah , otonominews.co.id
Kamis, 02 April 2020 | 15:32 WIB


401 Jenazah di Jakarta Dimakamkan Pakai Protap Covid-19
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


JAKARTA, (Otonominews) - Angka kematian warga di DKI Jakarta semakin melonjak akibat wabah virus corona atau covid-19. Untuk itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan prossdur tetap (protap) dalam pemakaman jenazah pasien covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut jumlah jenazah yang dimakamkan menggunakan protap kian bertambah. Bahkan tidak kurah dari 400 jenazah yang dimakamkan dengan cara itu.

"Sampai dengan kemarin itu jumlah yang meninggal dimakamkan dengan cara COVID-19 ada 401 kasus," kata Anies, Kamis (2/4/2020).

Data itu disampaikan Anies saat rapat lewat video conference dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dia juga menyampaikan data yang diperoleh hari ini dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

"Pagi ini saja, ada 38 jenazah yang dimakamkan degan protap COVID-19," ujarnya.

Angka itu, kata Anies mengindikasikan penyebaran COVID-19 di Jakarta masih sangat mengkhawatirkan. 

Hal itu pun menjadi alasan Anies mengirim surat ke pemerintah pusat terkait pembatasan wilayah beberapa waktu lalu.

"Jadi situasinya di Jakarta ini sangat mengkhawatirkan. Jadi itulah kenapa akhir pekan kemarin kami kirim surat ke Presiden mengajukan pembatasan wilayah secara ekstrim, ketika itu kami mengusulkan pembatasan wilayah," ungkap Anies.