Rudy Pieter Goni: Ibunda Jokowi Sosok yang Berhasil Lahirkan Putra Terbaik Bangsa

Iksan, otonominews.co.id
Rabu, 25 Maret 2020 | 18:44 WIB


Rudy Pieter Goni: Ibunda Jokowi Sosok yang Berhasil Lahirkan Putra Terbaik Bangsa
Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni.

MAKASSAR, (otonominews) -- 
Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo, meninggal dunia. Ia dikabarkan tutup usia pada umur 77 tahun.

Berita duka meninggalnya Sudjiatmi dikabarkan oleh Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Sudjiatmi lahir pada 15 Februari 1943. Ia kemudian menikah dengan Widjiatno Notomihardjo dan memilik empat orang anak. Jokowi adalah anak pertama dari kedua pasangan suami istri tersebut. Jokowi lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 21 Juni 1961.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni, mengaku, sangat berduka atas berpulangnya almarhumah ibunda Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Menurutnya, ibunda Jokowi merupakan seorang ibu yang berhasil melahirkan putra terbaik bangsa.

Ia banyak memberikan teladan kepada putranya. Bahkan memberikan saran apa yang harus diperbuat untuk bangsa dan negara ini.

"Sehingga anaknya dari pengusaha kayu, menjadi walikota kemudian Gubenur dan menjadi presiden dua kali berturut-turut, itu suatu hal yang luar biasa. Tentu keberhasilan pak Jokowi ini tidak terlepas dari doa almarhumah selama ini," katanya.

Anggota DPRD Sulsel itu juga berharap, Jokowi bersama keluarga dapat tabah dalam menghadapi kepergian ibundanya dan almarhumah diberikan tempat yang layak disisi-Nya.

"Ini cobaan untuk pak Jokowi, kami yakin pak Jokowi bisa melewati ini dengan baik dan pak Jokowi bisa bertugas kembali memikirkan bangsa dan negara ini, pak Jokowi yang kuat lah," imbuhnya.

Selain itu, Rudy Pieter Goni mengatakan, disaat kondisi bangsa tengah dirundung masalah soal virus corona membuat suasana duka makin haru. Pasalnya, tidak semua orang bisa melayat di rumah duka dan mengantarkan ibunda Presiden Jokowi ke tempat peristirahatan terakhir.

"Corona seperti ini tidak bisa banyak orang yang melayat, apalagi yang mengantar, apalagi bagi masyarakat Luwu raya ibunda Jokowi yang mempopulerkan lolay yakni negeri diatas awan. Ibunya Jokowi datang kesini sehingga orang pada penasaran untuk datang juga," kenangnya.


ARTIKEL TERKAIT