Presiden Jokowi: Instruksikan Daerah Belum Terinfeksi Virus Corona Menerapkan Protokol Kesehatan

Mawi , otonominews.co.id
Sabtu, 21 Maret 2020 | 12:21 WIB


Presiden Jokowi: Instruksikan Daerah Belum Terinfeksi Virus Corona Menerapkan Protokol Kesehatan
Presiden Joko WIdodo

JAKARTA(otonominews)  ‐‐ Presiden Joko Widodo menginstruksikan daerah dan lingkungan yang belum terinfeksi virus corona (covid-19) menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Saya minta kepada daerah dan lingkungan yang belum terinfeksi cCvid-19 menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar mengurangi risiko penularan virus corona," ujar Jokowi saat memberikan keterangan melalui siaran langsung di kutip akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/3). 

Sementara bagi daerah dan lingkungan yang telah terinfeksi, Jokowi meminta agar semua pihak dapat membantu pasien covid-19 mengisolasi diri dan memberikan bantuan yang memadai. 

Ia juga mengingatkan agar siapa pun yang terbukti terinfeksi Covid-19 atau menduga kemungkinan terpapar virus tersebut berinisiatif mengisolasi dirinya sendiri.  

"Bagi yang terbukti terinfeksi Covid-19 atau menduga diri kemungkinan terinfeksi  segera isolasi diri dan menjaga kesehatan," katanya.

Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan 369 kasus baru positif covid-19. Jumlah ini bertambah sebanyak 60 kasus dari sebelumnya 309. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya dinyatakan sembuh dan 32 orang meninggal dunia. 

Presiden Jokowi juga menyatakan rapid test atau pemeriksaan massal virus corona telah dilakukan sejak sore ini.

Rapid test diprioritaskan di daerah yang paling rawan terinfeksi virus corona. Berdasarkan analisa pemerintah, daerah paling rawan adalah Jakarta Selatan.

Saat ini pasien positif virus corona di Indonesia tercatat 369 kasus, 32 meninggal dunia, 17 dinyatakan sembuh.