9 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona di Bekasi

Rayu, otonominews.co.id
Kamis, 19 Maret 2020 | 20:49 WIB


9 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona di Bekasi
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi - Foto Istimewa

BEKASI, (otonominews) - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengkonfirmasi perkembangan terbaru kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Rahmat Effendi yang biasa dipanggil Pepen mengatakan, saat ini ada 9 warga Bekasi yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

"Yang positif tadi ada 9," ujar Rahmat Effendi kepada wartawan, Kamis (19/03/2020).

Menurut Pepen, data tersebut didapat Pemerintah Kota Bekasi per hari ini, Kamis (19/03/2020). Pepen juga mengatakan, dari 9 kasus positif Corona, di antaranya satu keluarga.

"Satu (positif di kecamatan) Mustika Jaya, di Jatisampurna itu ada satu keluarga (positif) tadi saya sampaikan sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta dan beberapa sedang dialihkan ke Rumah Sakit Persahabatan, lalu di (Kecamatan) Medan Satria ada 3 (kasus) ini juga salah satu lingkaran keluarga," urai Pepen.

Dari 9 orang positif Corona, Pepen merinci 7 orang sedang melakukan self isolated atau isolasi mandiri. Sementara 2 orang sedang dirawat di rumah sakit dan kondisinya membaik.

"Hasil semalam jam dari Litbangkes dan juga Pak Gubernur menyampaikan di Kota Bekasi ini positif 9 orang, 2 dalam perawatan dua-duanya ada di salah satu rumah sakit swasta dan 7 mengisolasi mandiri atau sendiri tapi kabar terakhir sedang dilakukan evakuasi ke Jakarta," tutur Pepen.

"Nah, yang tujuh ini yang empat sedang dalam proses evakuasi ke persahabatan dan tiga tadi sudah saya anjurkan kepada direktur rumah sakit umum karena kita juga yang enam bangsal itu sudah selesai," lanjutnya.

Selain itu, 45 orang dalam pemantauan (ODP) dan 21 pasien dalam pengawasan (PDP). ODP, PDP, dan kasus positif Corona itu tersebar di sejumlah kecamatan.

"Sebaran (pasien PDP, ODP, dan positif Corona) di kecamatan hanya kecamatan Bantargebang yang tidak terdeteksi atau negatif tapi 11 kecamatan terdapat beberapa, baik yang ODP maupun PDP," pungkas dia.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari pemerintah, per hari ini ada 309 kasus positif Corona di Indonesia dan 26 di antaranya berada di Jawa Barat.
 


ARTIKEL TERKAIT