Yakin Punya Fungsi untuk Kesehatan, Gubernur NA Mandi Air Panas Lejja di Malam Hari

Rayu, otonominews.co.id
Kamis, 13 Februari 2020 | 23:10 WIB


Yakin Punya Fungsi untuk Kesehatan, Gubernur NA Mandi Air Panas Lejja di Malam Hari
Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah Saat Berada di Pemandian Air Panas Lejja

MAKASSAR, (otonominews) - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) menyempatkan diri menikmati hangatnya air panas Kota Kalong Soppeng di Objek Wisata Permandian Air Panas Lejja di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sidrap dan Soppeng, di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Rabu, (12/02/2020) 

Dengan alasan dapat memperlancar peredaran darah, Mantan Bupati Bantaeng ini memilih untuk mandi dan berenang di malam hari. 

"Mandi air panas Lejja itu, bagus untuk badan, memperlancar perederan darah," kata Nurdin Abdullah. 

Pada beberapa literatur kesehatan, juga disebutkan, dan membuat tidur lebih nyenyak, bagus untuk kulit dapat mengurangi stress dan membuat fikiran lebih relaks.

Di sela-sela mandi di kolam utama, ia terlihat sesekali naik untuk melakukan peregangan otot. 

Gubernur NA juga memenuhi permintaan sejumlah pengunjung lainnya yang kebetulan berlibur atau rapat organisasi untuk berfoto bersama (welfie). 

"Tadi kami dari pendamping desa Kabupaten Soppeng sempat meminta berfoto dengan bapak di penggir kolam, dan senangnya beliau bersedia," kata Haerul Hamry.

Haerul berharap, bahwa Gubernur NA memberikan perhatian lebih lagi kepada pembangunan Soppeng, termasuk penataan Lejja. 

Sementara itu, salah seorang pengunjung manca negara yang telah ada sejak siang hari mengaku pemamdangan di Lejja sangat indah. 

"Pemandanganya sangat indah, memang perlu dilakukan penataan dibeberapa bagian," sebut Katayama Hideki, turis asal Jepang yang datang bersama Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa.

Sementara itu, Bupati Soppeng, Kaswadi Razak mengatakan, bahwa  permandian air panas adalah favorit bagi turis Jepang. Untuk itu Lejja akan dijadikan destinasi wisata permandian air panas andalan di Indonesia. 

Ia mengatakan berendam air panas merupakan tradisi orang Jepang. Di musim tertentu, orang tua mereka dibawa rekreasi air panas. Saat ini permandian ini sedang dalam penataan dan pengembangan. 

"Insya Allah kalau ini jadi, ini luar biasa. Karena air panas Lejja ini membanggakan, karena beda dengan air panas yang lain, aroma belarangnya tidak terlalu berbau, airnya 60 derajat sangat bagus untuk kesehatan," jelasnya. 

Lanjutnya, Ia berani mengklaim bahwa air panas Lejja terbaik di dunia. 

"Menarik, katanya air panas Lejja terbaik di dunia. Makanya mereka mau teliti, karena kita sendiri rasakan tidak terlalu berbau belerang," sebutnya.


ARTIKEL TERKAIT