Donald Trump Bilang, Virus Corona Akan Hilang Bulan April

Rayu, otonominews.co.id
Selasa, 11 Februari 2020 | 06:26 WIB


Donald Trump Bilang, Virus Corona Akan Hilang Bulan April
Presiden Amerika Serikat Donald Trump - Foto Isimewa

WASHINGTON, (otonominews) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan wabah virus corona (2019-nCov) yang telah membunuh lebih dari 900 orang akan hilang (berakhir) pada bulan April 2020. Menurut Trump, cuaca yang lebih panas di bulan tersebut.

"Virus, biasanya akan hilang di April. Panas, secara umum, membunuh virus semacam ini," kata Trump di Washington, seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/02/2020).

Lebih dari 40.000 orang telah terinfeksi virus yang pertama kali muncul di sebuah pasar yang menjual binatang liar yang kerap dikonsumsi masyarakat di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut. 

Dari jumlah itu, sekitar 3.281 orang dinyatakan berhasil sembuh. Untuk itu, Trump memuji China dan pemimpinnya, Xi Jinping, terkait upaya menahan penyebaran virus.

"(Saya) telah berbicara panjang lebar dengan Presiden Xi... dua malam lalu. Dia merasa sangat percaya diri... selama bulan April, panasnya, secara umum, membunuh virus jenis ini. Itu akan menjadi hal yang baik," jelas Trump.

Akan tetapi, prognosis Trump ini sedikit berbeda dengan apa yang dikatakan pejabat tinggi kesehatan Amerika Serikat yang sebelumnya telah memberi peringatan terkait komentar tentang epidemi berbahaya tersebut.

"Masalahnya adalah, kita tidak tahu. Dan segala macam prediksi akan keliru karena kita benar-benar memiliki begitu banyak hal yang tidak diketahui," kata Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada Jumat.

Seperti dilansir media nasional China Global Television Network dan CNN, Senin (10/02/2020), data terbaru dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) hingga Minggu (09/02/2020) tengah malam waktu setempat, menyatakan total 40.171 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayah China daratan.


ARTIKEL TERKAIT