Data Terkini, 908 Meninggal Dunia dan 40 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona

Rayu, otonominews.co.id
Senin, 10 Februari 2020 | 14:54 WIB


Data Terkini, 908 Meninggal Dunia dan 40 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona
Seorang Wanita Sedang Dipindai Suhiu Tubuhnya untuk Mengetahui Apakah Terinfeksi Virus Corona - Foto Istimewa

JAKARTA, (otonominews) - Korban jiwa akibat mewabahnya virus corona atau yang juga lebih dikenal dengan 2019-nCov terus berjatuhan. Dilaporkan, sebanyak 97 korban tewas  hingga Senin (10/02/2020). Total korban meninggal menjadi 908 orang. 

Dikutip dari AFP, kasus kematian terbanyak pada 24 jam terakhir terjadi di Provinsi Hubei, China, yaitu 91 orang meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan China juga mengumumkan bahwa ditemukan 3000 kasus baru sehingga jumlah penderita melonjak jadi 40.171 di seluruh China, dari semula 37.198 kasus pada Minggu (09/02/2020).

Jumlah ini membuat virus corona lebih mematikan dibanding virus Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS) yang membunuh 774 orang dan menginfeksi 8000 orang pada periode 2002-2003. 

Hingga saat ini mayoritas kasus infeksi dan korban meninggal dunia ditemukan di China, dengan korban jiwa di negara lain adalah satu orang di Filipina dan satu orang di Hong Kong.

Virus corona diyakini mulai muncul pada Desember tahun 2019 lalu di pasar yang menjual heawan liar untuk dikonsumsi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, China sebelum akhirnya menyebar ke seluruh penjuru negeri dan ke beberapa negara di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, Sabtu (8/2), bahwa jumlah kasus yang dilaporkan setiap hari di China "stabil", namun tetap memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan virus ini telah mencapai puncaknya.