ABK Asal China Dikarantina dalam Kapal Cargo di Pelabuhan Pangkep

Rayu, otonominews.co.id
Jumat, 07 Februari 2020 | 13:26 WIB


ABK Asal China Dikarantina dalam Kapal Cargo di Pelabuhan Pangkep
Kapal Cargo Genco Bourgogne yang Tak Boleh Menurunkan ABK ke Pelabuhan Pangkep - Foto Istimewa

PANGKEP, (otonominews) - Pengelola pelabuhan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), memeriksa seluruh anak buah kapal (ABK) dari Kapal Genco Bourgogne asal China yang masuk ke perairan Indonesia. Kapal tersebut dilarang bersandar sebelum dipastikan steril.

Petugas Kesyahbandaran UPP Biringkassi, Capt Agung mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan bersama tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang dibantu petugas TNI dan kepolisian. 

"Kapalnya sudah di laut, sedang diperiksa. Kalau belum steril, kami larang untuk masuk,” kata Agung, di  Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (06/02/2020) dari tayangan stasiun televisi INews. 

Untuk ABK-nya dilarang turun jika tidak mengantongi izin dari kantor imigrasi. Para ABK ini diperiksa kesehatannya, untuk memastikan bebas dari virus corona. 

Ada 21 ABK asal Guangzhou Tiongkok yang ada di dalam kapal. Kapal itu bertolak dari Hong Kong menuju Pelabuhan Biringkassi Pangkep. Kapal akan mengambil muatan klinker sebagai bahan dasar pembuatan semen dari PT Semen Tonasa yang berada di Kabupaten Pangkep. 

Saat ini, kapal tersebut sedang dikarantina dan diperiksa oleh tim gabungan di pelabuhan. "Kita juga menunggu laporan dan perkembangannya dari tim yang ada di sana," jelas Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Andi Muhammad Said Chalid.
 


ARTIKEL TERKAIT