KPK Resmi Tahan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin

Rayu, otonominews.co.id
Jumat, 07 Februari 2020 | 07:52 WIB


KPK Resmi Tahan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin
Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang Sudah Mengenakan Rompi Oranye, Produk KPK - Foto Istimewa
JAKARTA, (otonominews) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin atas kasus dugaan suap proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Hari ini KPK melakukan penahanan terhadap Bupati Bengkalis, yaitu tersangka Pak AM terkait dengan TPK pembangunan Jalan Duri di Kabupaten Bengkalis multiyears 2017-2019," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan Kamis malam (06/02/2020). 

Dikatakan Ali Fikri, Amril Mukminin juga akan menjalani penahanan pertama selama 20 hari ke depan sejak hari ini hingga 25 Februari 2020 di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK atau K4. 

Amril Mukminin terlihat keluar dari ruang penyidik pada pukul 19.52 WIB. Dengan menggunakan rompi oranye khas tahanan KPK, Amril tak berkata banyak kepada wartawan terkait kasus yang menjeratnya. 

"Tanya penasihat hukum saya saja," singkat Amril Mukminin kepada wartawan.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Amril Mukminin bersama Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan sebagai tersangka kasus dugaan suap pada 16 Mei 2019. Amril Mukminin diduga menerima suap senilai Rp 5,6 miliar. 

Sebelumnya KPK telah memproses dua orang tersangka lainnya dan sudah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, yakni Sekretaris Daerah Kota Dumai nonaktif dan Kadis PU Kabupaten Bengkalis 2013-2015, M. Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar.