Bupati Wajo Minta, Dinkes, RS, dan Puskesmas Sosialisasikan Virus Corona ke Masyarakat

Iksan, otonominews.co.id
Kamis, 06 Februari 2020 | 21:29 WIB


Bupati Wajo Minta, Dinkes, RS, dan Puskesmas Sosialisasikan Virus Corona ke Masyarakat
Bupati Wajo, Dr. Amran Mahmud

WAJO, (otonominews) - Penyebaran Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, China ke sejumlah sejumlah negara terhitung sangat cepat. Akibatnya, masyarakat Indonesia turut khawatir. 

Tak terkecuali masyarakat Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Karenanya, Bupati Wajo, Dr. Amran Mahmud meminta Masyarakat Wajo untuk tetap tenang dalam menghadapi isu penyebaran virus mematikan tersebut. 

Amran Mahmud juga meminta ke Dinas kesehatan, pihak Rumah Sakit hingga Puskesmas untuk aktif menanggapi persoalan dan informasi seperti ini dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat sekaligus melakukan upaya sosialisasi.

"Sampaikan kepada masyarakat apa saja gejala-gejala jika seseorang terkena atau terjangkit virus corona. Berikan sosialisasi dan pemahaman sehingga tidak membuat kepanikan agar masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan tenang," ujarnya.

Amran Mahmud juga mengatakan, sosialisasi terkait virus corona itu penting dilakukan agar masyarakat tenang dan merasa aman. 

"Kita mengajak masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena virus corona, baik di Wuhan dan sejumlah negara lain agar diberi kesembuhan serta dibei kesabaran menghadapi bencana tersebut. Semoga secepatnya bisa ditemukan solusinya hingga aktivitas kembali normal," imbuh Bupati bergelar Doktor itu.

Seperti yang diberitakan media internasional bahwa Komisi Kesehatan China melaporkan hingga Kamis (06/02/2020) kasus penyebaran virus corona tercatat 28.018 orang di seluruh dunia. Kasus baru di Wuhan tercatat bertambah 4.110 orang

Dalam sehari, lebih dari 70 orang meninggal dunia dan menjadikan total kematian mencapai 549 di Provinsi Hubei. "Untuk itu mari kita berdoa agar bencana ini bisa segera diatasi, dan bagi yang terdampak semoga diberi kesabaran," pungkas Amran Mahmud.