Kadiskominfo Sulsel Ajak Pemuda daMahasiswa Sulsel Bersama-sama Bangun Daerah

Mawi:, otonominews.co.id
Sabtu, 28 Desember 2019 | 18:14 WIB


Kadiskominfo Sulsel Ajak Pemuda daMahasiswa Sulsel Bersama-sama Bangun Daerah
Kadis Kominfo andi Hasdullah

MAKASSAR, (otonominews) -- Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Andi Hasdullah mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Sulsel.

Hal itu disampaikan Andi Hasdullah dalam dialog akhir tahun dengan tema Kaleidoskop 2019 dan Geliat Pembangunan Sulsel 2020 yang diselenggarakan Forum Komunikasi Alternatif Pemuda Sulsel (Formal) di Warkop Toddopuli, Makassar, Sabtu 28 Desember.

Pada kegiatan itu, Andi Hasdullah memaparkan capaian Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bersama Andi Sudirman Sulaeman selama satu tahun kepemimpinannya di Sulsel. Andi Hasdullah juga memaparkan program prioritas pembangunan tahun 2020 mendatang.

"Oleh karena itu, pemuda dan mahasiswa harus ikut terlibat mengawal pembangunan di Sulsel. Bersama-sama dengan Pemerintah untuk membangun Sulsel agar pembangunan berjalan dengan lancar. Dengan adanya sinergitas antara pemuda dengan Pemerintah akan mewujudkan keberhasilan pembangunan di Sulsel," katanya.

Menurut Hasdullah, mahasiswa harus ikut mencermati dan mengawasi pembangunan di Sulsel, karena untuk membangun Sulsel yang sangat besar ini tidak cukup hanya Pemerintah tetapi harus bersinergi dengan semua elemen. Mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah kabupaten kota, perguruan tinggi, kelompok cendikiawan seperti mahasiswa dan semua elemen masyarakat.

"Gubernur di tahun pertama banyak mendapat tantangan, seperti hak angket. Tapi hak angket dalam prespektif gubernur adalah hal positif. Apa yang berkembang di hak angket itu menjadi evaluasi dan referensi dalam membenahi program pemerintah. Tahun pertama pak Gubernur itu membenahi dulu internal pemerintahan, pertama perampingan OPD, dulunya gemuk boros tidak efektif itu di restrukturisasi OPD yang kurus efisien dan efektif, misalnya Humas gabung Diskominfo," katanya.

Kemudian capaian tahun pertama Gubernur menyelamatkan aset Pemprov yang nilainya mencapai Rp 6 triliun seperti aset tanah Stadion Mattoanging, kendaraan dinas dan aset bangunan dengan pendampingan KPK. Sehingga, kedepannya 2020 percepatan akan maju dalam rangka menghadirkan kerja nyata.

"Stadion Mattoanging selama ini puluhan tahun lepas, sekarang kembali dan tahun 2020 Stadion Mattoanging akan direnovasi berstandar internasional. Kemudian capaiannya ialah pengelolaan pemerintahan berbasis digital, elektronik, tidak lagi dikelola dengan manual. Progam Baruga Aduan dan sistem perijinan di PTSP diproses secara digital, masuk di sistem sudah ada kejelasan waktu pengurusan, kemudian pembangunan infrastruktur jalan, kondisi jalan kita sekarang dalam rangka proses pembangunan seperti jalan Seko dirancang menjadi kota mandiri di Sulsel dan pertumbuhan ekonomi baru Sulsel," katanya.

Selain itu, peserta dalam acara dialog yang dihadiri oleh pemuda dan mahasiswa lintas perguruan tinggi di Sulsel itu sangat antusias. Direktur Formal Sulsel, Usman sangat mengapresiasi Kadis Kominfo atas kesempatannya bisa hadir dalam diskusi tersebut.

"Itu membuktikan bahwa Pemprov terbuka kepada seluruh elemen masyarakat khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa. Kami berharap Pemprov Sulsel bisa bekerjasama dalam setiap program pembangunan demi mewujudkan Sulsel gemilang," harapnya. (Iksan)