Pemuda Papua Dukung Otsus Jilid II di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat

Husnie, otonominews.co.id
Senin, 17 Agustus 2020 | 17:56 WIB


Pemuda Papua Dukung Otsus Jilid II di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat
Ali Albert Kabiay dan Mison Tabuni

JAYAPURA, (otonominews) -- Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Albert Kabiay mengatakan bahwa mendukung sepenuhnya Otonomi Khusus Jilid II di Tanah Papua.

"Otonomi khusus Jilid I yang telah berjalan dari 2001 hingga saat ini, harus dievaluasi semua program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua, Kabupaten dan Kota," ujar Ali Albert Kabiay, Minggu (16/08/2020).

Menurutnya, semua ini dilakukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di Papua, khususnya masyarakat asli Papua. Adapun beberapa kelompok-kelompok yang bertentangan dengan Negara, menolak dan membuat pernyataan bahwa Otsus telah gagal.

"Mengeluarkan isu-isu yang tidak sesuai dengan jalan roda pemerintahan, saya mengimbau segera menghentikan isu-isu tersebut," ucapnya.

Dia menegaskan, karena Dana Otsus telah dirasakan oleh kelompok-kelompok ataupun elite-elite yang secara tidak langsung juga mendorong dan menolak Otonomi Khusus itu sendiri. Yang akan dievaluasi dan diaudit.

"Hal ini harus diperhatikan oleh Pemerintah, kami sebagai anak asli Papua mendukung sepenuhnya Otonomi Khusus Jilid II yang akan diterapkan di Provinsi Papua dan Papua Barat," pungkasnya. 

Hal senada dikatakan Tokoh Pemuda Puncak Ilaga, Mison Tabuni. Dirinya mendukung sepenuhnya Otsus Jilid II di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. 

Menurutnya, dengan adanya dinamika menjelang Otsus berakhir saya mendukung perpanjangan Otsus Jilid II di Tanah Papua, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di Provinsi Papua.

"Sehingga nantinya generasi muda Papua menjadi generasi Emas di masa yang akan datang. Kami mendukung perpanjangan dan pelaksanaan Otsus Jilid II di Papua, namun dengan pelaksanaan kegiatan yang jelas dan transparan serta diiringi pengawasan yang ketat," kata Mison Tabuni.

Untuk itu dia mengimbau, kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang menolak program pemerintah yaitu Otsus Jilid II. "Mari kita bersama sama mendukung program pemerintah dalam melanjutkan Otonomi Khusus Jilid II," ucapnya.

Karena saat ini, terangnya, Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan Papua Barat masih sangat diperlukan untuk pembangunan di Papua pada bindang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, ekonomi Kerakyatan bagi orang asli Papua.


ARTIKEL TERKAIT